“Mari sama-sama kita menciptakan atmosfer yang positif dan mendukung setiap pertandingan dengan semangat yang tinggi,” imbuhnya.
Baong juga berpesan untuk jadikan acara ini sebagai ajang untuk bersenang-senang dalam rangka merayakan hari lahirnya Kabupaten tersebut.
“Kabupaten Bener Meriah memiliki banyak tantangan yang harus dihadapi, namun kita harus tetap optimis dan bersama-sama membangun daerah ini,” harapnya.
Dia mengharapkan melalui kegiatan ini dapat memperkuat rasa persaudaraan, kebanggaan, dan cinta terhadap daerah tercinta, semoga kegiatan ini dapat berlangsung dengan sukses.
Sebelumnya, Ketua pelaksana kegiatan pacuan kuda tradisional drh. Sofyan melaporkan bahwa even pacuan kuda tahun ini melibatkan kuda-kuda berasal dari empat kabupaten yaitu Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Utara dan Gayo Lues.
Bener Meriah menurunkan 127 kuda dari berbagai kelas, sedangkan Aceh Tengah mengirimkan 97 kuda, Gayo Lues 27 kuda dan Kabupaten Aceh Utara mengirim satu kuda.
“Jadi totalnya 249 kuda, yang akan memperubutkan hadiah yang telah disiapkan,” pungkasnya.
Sementara pantauan media ini, antusias para pedagang baik musiman maupun pedagang lokal tumpah ruah di sekitar lokasi pacuan kuda, begitu juga dengan UKMK, jualan monja dan lain sebagainya.




