LHOKSUKON | MA — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara melaksanakan kegiatan penguatan resiliensi di satuan pendidikan kawasan rawan bencana pasca bencana hidrometeorologi. Kegiatan ini digelar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Aceh Utara Plus Keterampilan yang berlokasi di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Senin, (2/2).
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan serta kapasitas pengetahuan warga sekolah dalam menghadapi potensi bencana,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Utara melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Ns. Mulyadi, S.Kep., M.Kes., pada apel perdananya di MAN 1 Aceh Utara Plus Keterampilan.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan edukasi kebencanaan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa dan tenaga pendidik terkait kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di lingkungan sekolah.
“BPBD Aceh Utara melaksanakan edukasi kebencanaan di MAN 1 Aceh Utara Plus Keterampilan sebagai bagian dari upaya mendukung implementasi Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang telah dicanangkan pemerintah. Harapannya, lingkungan sekolah menjadi lebih siap, aman, dan tangguh dalam menghadapi potensi bencana,” ujar Mulyadi.
Edukasi kebencanaan tersebut disampaikan di sela-sela pelaksanaan upacara bendera hari Senin dan diikuti oleh seluruh siswa serta dewan guru. MAN 1 Aceh Utara Plus Keterampilan sendiri berada di wilayah yang terdampak banjir pada akhir November 2025 lalu, sehingga dinilai penting untuk mendapatkan penguatan kapasitas kebencanaan.



