Oleh karenanya, Pemko Sabang dalam hal ini DLHK harus ada solusinya dalam rangka mengantisipasi persoalan sampah, jangan sampai akibat tidak terkelola dengan baik maka akan berdampak pada kebersihan kota wisata ini serta merusak lingkungan.
“Sabang merupakan kawasan tujuan wisata terbaik di provinsi Aceh, jadi kita harus benar-benar menjaga kebersihannya urusan sampah jangan main-main, Pemko Sabang harus mengelola dengan baik dan jangan sampai berdampak terhadap pariwisata serta kerusakan lingkungan,” ungkap Ketua Tim Pansus II Raja Darmawan, Jum’at (05/04/2024).
Terkait persoalan sampah dan Pansus II DPRK Sabang Kepala Bidang Keberadaan DLHK Kota Sabang Hendrik menjelaskan, pihaknya terus berupaya untuk mengelola sampah sebaik mungkin, agar Sabang menjadi contoh kota terbersih namun demikian kata Hendrik, untuk melakukan itu semua tidak semudah membalikkan telapak tangan tentunya butuh biaya yang besar.
Sementara selama ini anggaran untuk pengelolaan sampah di Sabang masih minim sehingga, dalam proses-memproses sampah harus bekerja keras bersama rekan-rekan tenaga pasukan kebersihan., jelas Hendrik.
DLHK Kota Sabang terus bekerja keras membenahi sampah secara mudah dimengerti masyarakat dan juga dapat bermanfaat, tahun ini pihak DLHK baru bisa membangun bank sampah, agar sampah yang kini menumpuk bisa terurai sedikit demi sedikit serta menambah tempat penampungan sampah dilingkungan masyarakat.




