REDELONG (MA) – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Bener Meriah menyelidiki unggahan akun TikTok milik salah satu pasangan calon (Paslon) Bupati Bener Meriah, yang ditayangkan secara live pada 19 Oktober lalu.
Dalam siaran tersebut, salah satu Paslon menyebut bahwa seorang kepala dinas di Bener Meriah telah mengarahkan guru-guru untuk memilih salah satu calon.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua Panwaslih Bener Meriah, Surahman, M.Pd, dalam rilis pers yang diterima mediaaceh.co.id pada Ahad, 27 Oktober 2024.
Surahman menjelaskan, bahwa pada 21 Oktober, Panwaslih memanggil pemilik akun TikTok, @dailamiaci, dan kepala dinas yang bersangkutan untuk memberikan keterangan terkait unggahan tersebut.
Pemilik akun dijadwalkan hadir pada pagi hari 22 Oktober 2024, sementara kepala dinas diminta datang pada pukul 14.00 WIB di hari yang sama. Namun, hanya kepala dinas yang hadir pada jadwal tersebut, sementara pemilik akun tidak bisa hadir karena sedang berada di luar daerah dan meminta agar jadwal pemeriksaan diundur.
Panwaslih kemudian menjadwalkan ulang pemeriksaan pemilik akun pada Jumat, 25 Oktober 2024, dan pemeriksaan ini akhirnya dihadiri sesuai dengan agenda.
Setelah mendengarkan keterangan dari kedua pihak, Panwaslih Bener Meriah menyatakan bahwa tidak ada bukti yang memenuhi syarat materiil untuk dikategorikan sebagai temuan atau pelanggaran.




