TAPAKTUAN (MA) — Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh Selatan mengevaluasi kegiatan pengawasan Pileg dan Pilpres tahun 2024 yang lalu.
Ketua Panwaslih Aceh Selatan Deri Friadi menyimpulkan, secara umum, pelaksanaan pengawasan berlangsung lancar dan sukses.
“Namun, masih diperlukan koreksi dan perbaikan agar hasil pengawasan pada pemilu yang akan datang,” kata Deri dalam pidato pembukaan.
Kaitannya dengan acara evaluasi itu, menurut dia, untuk mengukur tingkat keberhasilan dan mendapatkan masukan agar ke depan lebih bagus lagi.
Selain membuka acara evaluasi, Ketua Panwaslih Aceh Selatan Deri Friadi juga menyampaikan materi tentang tehnis pengawasan Pemilu.
Dia mengibaratkan Panwaslih sebagai “burung hantu” yang banyak berkeliaran di malam hari.
Dengan jumlah anggota pengawas 1011 orang, Deri mengatakan, terdapat banyak hal ditemukan yang menjurus kepada pelanggan Pemilu.
“Namun tidak semua temuan dapat dipublikasikan secara terbuka kepada masyarakat,” katanya.
Pemateri lainya yakni Kordiv Hukum Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas Basar Mulyadi dalam pemaparannya mengatakan, evaluasi Pemilu sangat penting dilakukan untuk mendapatkan (nilai) hasil tahapan pengawasan pelaksanaan Pemilu.




