Pantaskah? ‘Lame – Duck’ Mutasi Dimasa Pemerintahan Transisi?

Syawaluddin. Redaktur Pelaksana mediaaceh.co.id - atjehdaily.id dan Ketua KJL Aceh Tamiang.

Pertanyaannya?, pantaskan Lame – Duck menggantikan pejabat setingkat kepala dinas di mutasi [pindah tugaskan] di lingkungan pemerintahan Aceh Tamiang.

Lalu di mana attitude polah seorang pemimpin?, seyogianya legowo malah melakukan konsekuensi yang tak mesti dilakukan.

Padahal untuk menggantikan pemangku jabatan di stake holder harus melalui fit and proper test dan seleksi terbuka (Selter). Itu wajib dilakukan.

BACA JUGA...  Ketimpangan Sistem BPJS, Saatnya Reformasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Kemanusiaan

Tentu saja jika benar terjadi, dapat diindikasikan karena perilaku egosentries atau egosektoral yang menjadi front perlakuan.

Kesan sugest, sengaja digelindingkan untuk memancing suasana tatanan pemerintahan, yang tak seharusnya ingin dilakukan.

Jika terjadi, apakah pemerintahan Definitif Drs. Armia Fahmi, MH – Ismail, SE.I bisa menerima perlakuan ini?, perlu saya tegaskan kita tidak masuk ke arah policy itu.

BACA JUGA...  Apa Kabar DAK Fisik Aceh Tamiang?, ‘Melorot’ ya?

Terkait bisa legowo atau tidaknya pemerintahan definitif, seyogianya pemerintahan Lame – Dome yang sesaat lagi berakhir tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan pemerintahan definitif.

Ini perlu disampaikan, sebab belum tentu, apa yang akan dilakukan pemerintahan Lame – Duck sesuai keinginan pemerintah yang definitif.

Jika ke arah itu, ini akan memunculkan preseden pemerintahan Lame – Duck kepada pemerintahan yang definitif.