OJK Tingkat Nasional Maupun Daerah Tengah Menjadi Sorotan Publik

Jumat, 4 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Usman Lamreung,M. Si. (Foto : mediaaceh.co.id)

Dr. Usman Lamreung,M. Si. (Foto : mediaaceh.co.id)

ACEH | MA – Manajemen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), baik di tingkat nasional maupun perwakilan daerah seperti Aceh, tengah menjadi sorotan publik. Hal ini menyusul kebijakan yang dinilai memicu terjadinya dualisme kepemimpinan di Bank Aceh Syariah (BAS), salah satu lembaga keuangan daerah yang vital bagi perekonomian Aceh.

Pengamat kebijakan publik sekaligus akademisi, Dr. Usman Lamreung, M.Si, dalam siaran pers yang diterima media pada Jumat (4/4), menyebut bahwa salah satu penyebab utama munculnya kegaduhan ini adalah penunjukan pejabat OJK yang tidak berasal dari latar belakang perbankan atau minim pengalaman dalam sektor tersebut.

BACA JUGA...  Kakanwil Kemenkumham Aceh Kunjungi Lapas Lhoksukon, Ini Pesannya

“Secara umum, banyak pejabat OJK yang ditempatkan di daerah justru tidak memiliki rekam jejak yang kuat di bidang perbankan. Ironisnya, para profesional yang berpengalaman dan memiliki latar belakang mumpuni di sektor ini justru tidak diberi ruang untuk menempati posisi strategis,” ungkapnya.

Usman menilai, penempatan pejabat di tubuh OJK seharusnya mempertimbangkan aspek profesionalisme dan pengalaman, bukan sekadar latar belakang institusi asal.

BACA JUGA...  Pj Bupati Mahyuzar Apresiasi Pelaksanaan Pameran UMKM Samudera Expo

Ia mencontohkan, beberapa kepala OJK daerah seperti di Medan dan Makassar berasal dari Kementerian Keuangan, bukan dari industri perbankan langsung.

“Padahal, masih banyak figur dari Bank Indonesia yang memiliki pengalaman lengkap, mulai dari pemeriksa, pengawas, hingga pernah menduduki posisi pimpinan. Namun, mereka tidak dijadikan referensi dalam penempatan pejabat OJK di daerah,” tambahnya.

Situasi ini, menurut Usman, menunjukkan lemahnya perhatian manajemen OJK pusat terhadap pentingnya pengawasan yang profesional dan berkualitas di tingkat daerah. Hal ini berdampak pada kinerja pengawasan terhadap bank-bank daerah, termasuk Bank Aceh Syariah, yang membutuhkan sentuhan manajerial yang tepat.

BACA JUGA...  Wabup Bener Meriah Armia: Camat Majukan Daerah 

Sebagai solusi, Usman mendesak dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur dan kebijakan manajemen OJK pusat. Ia menekankan pentingnya pembenahan internal agar OJK dapat menjalankan fungsi pengawasan yang cepat, efektif, dan sesuai dengan tantangan industri perbankan yang semakin kompleks.

“Peningkatan kualitas manajemen OJK, dari pusat hingga daerah, harus menjadi prioritas,” pungkas Wakil Rektor I Universitas Abulyatama (Unaya) itu.(Sayed Panton)

Berita Terkait

Aceh Tengah Terima Anggaran Pusat 2.6 Miliar 
Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 
Ayah Wa Menangis, Kafilah MTQ Aceh Utara Diguyur Apresiasi
Haili Yoga: Awasi Anak-Anak Kita
Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut
Firmandez dan Humam Hamid Bangun Saudagar Aceh di Gayo
APBK Aceh Tengah Perubahan Tahun 2026 Bertambah 
Ayah Wa: Kita Perjuangkan KK Gantung

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Aceh Tengah Terima Anggaran Pusat 2.6 Miliar 

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Ayah Wa Menangis, Kafilah MTQ Aceh Utara Diguyur Apresiasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Haili Yoga: Awasi Anak-Anak Kita

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut

Berita Terbaru

Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Czi Rudi Hariyanto saat membaca amanat Panglima TNI pada upacara HUT TNI Ke-80 tahun 2026.

MILITER

Peringatan HUT TNI Ke-80, Veteran Terima Santunan 

Senin, 5 Okt 2026 - 18:16 WIB

Bupati Aceh Tengah saat terima dana rehab pasar dari pemerintah pusat.

PEMERINTAHAN

Aceh Tengah Terima Anggaran Pusat 2.6 Miliar 

Senin, 5 Okt 2026 - 18:05 WIB

Kondisi badan jalan yang sangat parah di atas lereng gunung di lintasan dua kecamatan Kluet Tengah dan Kluet Timur.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 

Senin, 5 Okt 2026 - 17:50 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa) saat membaca amanat dihadapan para Forkompinda Aceh Utara terkait keberhasilan putra-putri Aceh Utara di tingkat daerah dan nasional dengan nada yang terharu dan terpancar dengan mata berkaca-kaca., Senin (5/10).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Menangis, Kafilah MTQ Aceh Utara Diguyur Apresiasi

Senin, 5 Okt 2026 - 17:42 WIB