Nagan Raya Rayakan Idul Fitri Lebih Awal, Berbeda dengan Ketetapan Pemerintah

Saat masyarakat Nagan Raya merayakan hari raya Idul Fitri 1446 H / 2025 M.

NAGAN RAYA  | MA Warga Kabupaten Nagan Raya, Aceh, kembali merayakan Idul Fitri lebih awal dari ketetapan pemerintah pusat. Tahun ini, mereka menggelar Shalat Id pada Sabtu, 29 Maret 2025, dua hari lebih cepat dibandingkan jadwal nasional yang ditetapkan pemerintah untuk Senin, 31 Maret 2025.

Keputusan ini diambil berdasarkan metode hisab bilangan lima yang diwariskan oleh ulama besar Abu Habib Muda Seunagan. Tradisi yang sudah bertahan lebih dari 200 tahun ini tetap dipegang teguh oleh Jamaah Syattariyah di Nagan Raya.

BACA JUGA...  Mudik Bareng Jaksa Agung RI Tahun 2026, Solusi Tekan Angka Kecelakaan

Tidak hanya dalam penetapan Idul Fitri, perbedaan juga terjadi pada awal Ramadan. Jamaah Syattariyah di Nagan Raya memulai puasa lebih awal dibandingkan mayoritas umat Islam di Indonesia. Ketika pemerintah menetapkan awal Ramadan pada 1 Maret 2025, jamaah ini sudah mulai berpuasa pada Kamis, 27 Februari 2025, sesuai dengan perhitungan mereka sendiri.

BACA JUGA...  Pimpin Apel Perdana Pasca Lebaran, Pj. Bupati Aceh Utara Sampaikan Ini Dihadapan ASN

Perbedaan ini sudah menjadi hal yang biasa terjadi setiap tahunnya di Nagan Raya. Meski demikian, masyarakat setempat tetap menjalankan keyakinan mereka dengan tenang tanpa adanya konflik sosial.

Fenomena ini kembali menimbulkan beragam tanggapan. Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan, mengimbau agar masyarakat tetap menjaga toleransi di tengah perbedaan ini. “Kita harus menghormati setiap keyakinan dan tradisi yang ada di tengah masyarakat. Keberagaman ini justru menunjukkan kekayaan budaya Islam di Nusantara,” ujarnya.