Lhoksukon (MA) – Majelis Permusyawatan Ulama (MPU) kabupaten Aceh Utara melaksanakan kegiatan rutin setiap tahun yakni Muzakarah Ulama dengan mengangkat isu krusial yang sedang dihadapi masyarakat, berlangsung sejak 21 -23 November 2021 di tiga lokasi terpisah.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 900 orang terdiri dari 852 imum gampong, 27 utusan kecamatan, 12 muspika plus lokasi, 9 orang pengurus mesjid ditambah 45 Anggota MPU Aceh Utara.
Hal tersebut disampaikan ketua panitia pelaksana, Muzakkir Fuad SE, MSM dalam laporannya pada pembukaan mudzakarah di masjid Murthada Syamtalira Aron, Minggu ( 21/11/21).
Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk menyatukan pemahaman dan persepsi terhadap masalah-masalah keagamaan yang sedang terjadi, dengan mengambil tema “Mencerahkan Pemahaman Ummat Terhadap Problematika Yang Berkembang di Aceh”.
Muzakarah pada hari pertama di mesjid Murtadha Simpang Mulieng kecamatan Syamtalira Aron, diikuti 473 peserta yang berasal dari unsur ulama ke 473 peserta utusan dari Kecamatan Syamtalira Aron, Kecamatan Meurah Mulia, Kecamatan Lhoksukon, Kecamatan Tanah Luas, Kecamatan Tanah Pasir, Kecamatan Nibong, Kecamatan Matangkuli, Kecamatan Lapang, Kecamatan Pirak Timu, Kecamatan Paya Bakong, Kecamatan Samudera, dan Kecamatan Syamtalira Bayu.





