Karena itu, menurut Bayu, pemerintah daerah perlu terus melakukan percepatan koordinasi agar seluruh bantuan yang telah diajukan dapat segera direalisasikan.
“Seyogianya memang harus dipacu melalui upaya jemput bola ke pusat agar percepatan realisasi bantuan dapat terpenuhi dalam bulan Juni ini,” ujarnya.
Bayu berharap seluruh proses yang sedang berjalan tidak mengalami penundaan kembali sehingga masyarakat dapat memperoleh kepastian dan ketenangan setelah menghadapi berbagai persoalan akibat bencana.
“Kami berharap semuanya tidak meleset lagi sehingga masyarakat mendapatkan ketenangan dalam menghadapi berbagai persoalan pascabencana ekologis dan hidrometeorologi ini,” pungkasnya.
Perjuangan yang Belum Selesai
BAGI Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, kunjungan ke Jakarta bukanlah akhir dari proses, melainkan bagian dari perjuangan yang masih harus terus dikawal.
Di balik angka-angka realisasi dan dokumen administrasi, terdapat ribuan warga yang masih menunggu kepastian bantuan untuk membangun kembali rumah, memulihkan ekonomi keluarga, serta melanjutkan kehidupan yang sempat terguncang akibat bencana.
Karena itu, langkah jemput bola yang dilakukan Bupati Armia dan jajaran BPBD Aceh Tamiang menjadi simbol keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan negara hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.




