Menjejak Harapan; Telaah Renja Aceh Besar 2025

Selasa, 14 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Renja Aceh Besar 2026 [Foto Dok. | mediaaceh.co.id | Digital art Awelatam].

Renja Aceh Besar 2026 [Foto Dok. | mediaaceh.co.id | Digital art Awelatam].

Dan keenam; Mekanisme revisi berkala; jadwalkan evaluasi triwulanan atau semesteran untuk mengoreksi dan mengadaptasi Renja sesuai perubahan kondisi.

Dengan rekomendasi ini, Renja Aceh Besar 2025 bisa menjadi dokumen dinamis yang tidak hanya “ditandatangani” tetapi “dihidupi”.

  • Menyulam Masa Depan dari Halus Bisik

Ketika lembutnya cahaya senja merangkak turun di pegunungan Aceh Besar, mungkin terdengar suara dingin angin yang menyisir dedaunan.

BACA JUGA...  Aceh Tengah Raih Predikat B di SAKIP Award 2024 dari MenPAN-RB

Di sebuah gampong terpencil, ibu-ibu dan anak-anak menunggu setiap perubahan kecil; jalur air yang diperbaiki, listrik yang tidak padam tiba-tiba, atau layanan kesehatan desa yang segera tiba.

Renja Aceh Besar 2025 bukan sekadar dokumen pemerintah, melainkan langkah nyata menjawab kegelisahan dan harapan warga.

Bila setiap angka, asumsi, dan kata di dokumen ini mampu meresap ke tanah desa, menyentuh tangan petani, menggenggam pegangan kursi ibu jemaah di masjid, maka “kekosongan” antara perencanaan dan kenyataan bisa disambung.

BACA JUGA...  Ditengah Harga Beras Bergejolak, Petani di Aceh Utara Panen Padi, Mahyuzar: Kita Apresiasi 

Harapan kita: di akhir tahun anggaran, ketika evaluasi dibuka dan laporan dipublikasi, masyarakat Aceh Besar bisa berkata: “Ya, saya melihatnya. Program itu benar-benar terjadi.” [].

Berita Terkait

Musriadi: Kurikulum Bahasa Aceh Harus Diterapkan di Semua Jenjang Sekolah
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan
PABPDSI Perkuat Peran Desa
Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara
Bendera Bintang Bulan hingga Banjir Aceh Disorot dalam Ngopi Sore DPRA
Persiapan HSN 2026, Ayah Wa Gandeng Ulama 
Bupati Asel HMW Lantik Sembilan Plt Jadi Definitif, Dua Lainnya “Impor”

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Musriadi: Kurikulum Bahasa Aceh Harus Diterapkan di Semua Jenjang Sekolah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:04 WIB

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Bendera Bintang Bulan hingga Banjir Aceh Disorot dalam Ngopi Sore DPRA

Berita Terbaru

Saat ODGJ asal Cot Petisah, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara mau dirujuk ke RS Cut Mutia di Lhokseumawe yang didampingi oleh Kepala Puskesmas Blang Glumpang, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Aparatur Gampong setempat, Sabtu (10/10).

KESEHATAN

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:57 WIB

Arianto, Direktur Bumdesma terpilih Kecamatan Kebayakan.
Foto: mediaaceh.co.id/Salhadi

PEMERINTAHAN

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:15 WIB

Lounching peringatan Hari Desa Nasional 2027 dan Kick Off Liga Indonesia 2926-2027 di Bandung Barat Jabar, Sabtu, (10/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:04 WIB