TAPAKTUAN (MA) – Siapa yang tidak bangga dengan seorang adek dan sekaligus “anak didiknya” ketika berhasil menggapai satu cita-cita.
Itulah yang dialami oleh salah seorang anggota dewan Aceh Selatan Hernanda Taher.
Dan, dengan rasa bangga pula, dia memperkenalkan sosok adiknya yang diperkirakan akan duduk di lembaga yang sebentar lagi akan ditinggalkannya menyusul tidak lagi mencalonkan diri pada pemilihan legislatif periode 2024-2029.
“Kalaupun saya tidak lagi duduk di DPRK Aceh Selatan, tapi setidaknya saya bangga karena adek saya bakal duduk di legislatif ini,” kata Hernanda Taher di Ruang Tunggu DPRK Aceh Selatan Jalan Syech Abdurrauf as-Singkili Tapaktuan, Senin, (26/2).
Dalam bincang-bincang dengan wartawan itu, Hernanda Taher anggota DPRK periode 2019-2024 asal Labuhan Haj, lalu memperkenalkan sosok adiknya yang lolos ke dewan.
Namanya, Fizia Mayelli, perempuan kelahiran Desa Dalam Kecamatan. Labuhan Haji 29 Mei 1993.
Dalam usia yang relatif muda, dia mencoba peruntungan di dunia politik mengikuti jejak Sang Ayahnya Almarhum M. Taher Usman yang menjadi anggota DPRK beberapa periode pada zaman Orba.
“Sebetulnya kami mengikuti jejak almarhum Ayah,” kata Hernanda Taher.
Bedanya, hanya pada pilihan partai, karena dia bersama adiknya Fizia Mayelli berkarir di parpol PKB, sedangkan sang ayahnya di PPP.





