MENEMBUS ISOLASI; Jejak Investigatif Bantuan BPBD–BNPB di Aceh Tamiang

Jumat, 12 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

HASIL penelusuran di lapangan menunjukkan satu hal penting; distribusi tenda BNPB Pusat dilakukan dalam kurun 24 jam setelah akses utama bisa dibuka. Artinya, bukan soal lambatnya respons, melainkan hambatan fisik yang membuat mobilitas lumpuh.

Dalam catatan BPBD, setidaknya 876 tenda keluarga disiapkan untuk didorong ke wilayah terdampak. Namun distribusi dilakukan bertahap berdasarkan prioritas;

BACA JUGA...  Om Bus Optimis Raih Suara Terbanyak di Aceh Tamiang

1. Kampung yang terendam total,

2. Kampung terisolir,

3. Kampung dengan kehilangan rumah terbanyak.

Kampung Lubuk Sidup termasuk dalam kategori kedua; terisolir penuh hampir 72 jam.

Di sana, Datok Penghulu Ibrahim—atau Bram, panggilannya—menjadi garda komunikasi terakhir antara warga dan pemerintah.

[Ibrahim, Datok Penghulu Lubuk Sidup]; “Kami bukan menuntut cepat, tapi kami butuh kepastian. Begitu BPBD bisa masuk, bantuan langsung turun. Itu kerja yang harus kami akui.”

Keterangan lapangan menunjukkan rombongan BPBD harus memaksa menembus lumpur sedalam lutut, menggunakan perahu kecil di ruas-ruas tertentu, dan mengangkut tenda secara manual sepanjang ratusan meter karena jalan tak dapat dilalui kendaraan.

BACA JUGA...  Penyidik Kejati Aceh Belum Tetapkan Tersangka Kasus PSR di Aceh Tamiang

Masalah Struktural di Balik Tenda

INVESTIGASI ini menemukan satu pola konsisten di hampir semua desa; kerusakan infrastruktur memperpanjang derita warga hingga dua kali lipat.

Berita Terkait

Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo
Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI
Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya
Dari Makam Pahlawan, Aceh Tamiang Merawat Ingatan Perjuangan
Doa Dan Merah Putih: Ikhtiar Korem 011/lilawangsa Merawat Nasionalisme di Tanah Rencong
Di Tengah Gelombang Aceh, ABAS Memilih Jalur Konstitusional

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Terima Penghargaan Serambi Award 2026

Minggu, 30 Agu 2026 - 17:35 WIB

Foto bersama penguji, peserta dan panitia usai acara penutupan UKW SPS Aceh-PR, Sabtu, 29 Agustus 2026

PENDIDIKAN

Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 

Minggu, 30 Agu 2026 - 00:58 WIB

KESEHATAN

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Sabtu, 29 Agu 2026 - 14:37 WIB

EKBIS

Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026

Sabtu, 29 Agu 2026 - 14:22 WIB