MBG DI TENGAH LUKA BANJIR

Antusiasme terlihat jelas saat mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis tiba di SD Negeri 19 Matang Serdang, Jumat, 6 Februari 2026 lalu.

Anak-anak berbaris rapi, sebagian menunggu sambil membawa wadah makan sendiri, sebagian lainnya duduk di teras sekolah yang masih dalam tahap perbaikan.

MBG tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan kebutuhan makan harian, tetapi juga sebagai upaya pencegahan malnutrisi, penguatan imunitas, serta stabilisasi kondisi fisik anak-anak di wilayah terdampak bencana.

BACA JUGA...  TA Khalid Turun Ke Langkahan, Ayah Wa Serahkan Seragam Sekolah untuk Siswa SDN 3

SEKOLAH SEBAGAI RUANG AMAN DI TENGAH KRISIS

GURU SD Negeri 19 Matang Serdang, Anisa (45), mengakui kehadiran MBG membawa dampak nyata terhadap semangat belajar siswa.

“Setiap hari kami menerima MBG dari Senin sampai Sabtu, dengan menu yang bervariasi. Ada nasi kuning, nasi putih, lauk ikan, telur, sampai daging. Anak-anak jadi lebih semangat datang ke sekolah. Sampai hari ini tidak ada kendala dalam pelaksanaannya,” ujar Anisa.

Di tengah kondisi sekolah yang masih dalam proses renovasi dan keterbatasan fasilitas belajar, kehadiran MBG justru memperkuat fungsi sekolah sebagai ruang aman bagi anak-anak korban bencana; bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai ruang pemulihan sosial dan psikologis.