Dalam perjalanan menuju laut kurang lebih jarak 1 mil dari bibir pantai, 2 ABK duduk didepan haluan perahu, belum sampai ketempat tujuan Irwan (tekong) melihat ABK yang bernama Safri (korban) gelisah mondar mandir didalam perahu yang ditumpangi mereka.
Irwan (tekong) bertanya kepada Safri (korban), melihat kondisi korban menghawatirkan. Lalu Safri (korban) mengajak Irwan (tekong) agar pulang malam itu juga, sang tekong memutar balik arahkan perahu menuju pulang dan membatalkan rencana mereka, tidak lama berselang perahu berbalik arah, tiba-tiba korban melompat dari dalam perahu, dengan spontan tekong mematikan mesin perahunya untuk menolong korban, dalam beberapa menit korban tenggelam sudah tidak lagi kelihatan.
Sekira pukul, 04:00. Wib Iwan (Tekong) memutuskan untuk pulang guna memberitahukan kejadian ini pada pihak keluarga korban.
Sekira pukul, 04:30. Wib. Iwan bersama warga kembali melakukan pencarian kelaut, namun korban korban belum ditemukan sampai pukul 08:00. Wib, pencarian dihentikan sementara.
Sekira pukul 08:00 WIB, Anak Buah Kapal (ABK) yang bernama Yuda Pratama bersama warga secara bergantian kembali melakukan pencarian terhadap korban, namun tidak juga menemui korban.
Sementara, sekira pukul 08:30. Wib. Irwan (Tekong) sebagai saksi kejadian dibawa ke Kantor Desa oleh Babinsa Bagan Serdang Serda Anwar Husen guna dimintai keterangannya. Untuk keterangan lebih lanjut, Irwan (Tekong) dibawa oleh Urmin Bripka Santoso ke Marnit PolAirud Pantai Labu.




