BANNER IKLAN

Mayat Safri Mengapung di Perairan Laut Lepas Pantai Labu

  • Bagikan

example banner

 277 total views,  1 views today

example banner

Sekira pukul, 04:00. Wib Iwan (Tekong) memutuskan untuk pulang guna memberitahukan kejadian ini pada pihak keluarga korban.

Laporan | Ali Akbar

LUBUK PAKAM (MA) – Mayat Safri, 24 tahun warga Bagan Serdang, mengapung di perairan laut lepas, kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang. Saat diketemukan depan Muara Bagan Serdang Pukul 12,30 WIB Kamis, 6 April 2021.

Korban tenggelam dilaut sejak Senin, 3 April 2021 di wilayah hukum Pantai Labu. Tampak hadir dalam Penemuan Korban, Dantim dari Basarnas Sumut, Rahmad Budi Nasution.

Data diterima mediaaceh.co.id Tim Inafis Polresta Deli Serdang, Ipda Ramot Tampubolon, Camat Pantai Labu, Rahmad Azahar Siregar, SSTP, MM. Sekcam Pantai Labu, Junaidi SE. MSi, DanPosmat Pantai Labu, Serka A. Zabidi.

Kepala Unit PolAirud Pantai Labu, Ipda Turisno, KanitResPolsek Pantai Labu, Ipda Tumpal Sitorus, Babinsa Bagan Serdang Serda. Husen, Babinkamtibmas Polsek Pantai Labu Bripka Hasanuddin, Tim Trantip Pantai Labu dan Kades Bagan Serdang Imran AZ.

Kronoligis kejadian, Senin, 3 Mei 2021 sekira pukul 22 .00 Wib korban Safri alias Doyok 24 th bersama Tekong bernama Irwan serta Yuda Pratama berangkat dari tangkahan pajak baru menuju laut untuk meminta-minta ikan Kepada nelayan Modern yang berada di tengah laut.

Dalam perjalanan menuju laut kurang lebih jarak 1 mil dari bibir pantai, 2 ABK duduk didepan haluan perahu, belum sampai ketempat tujuan Irwan (tekong) melihat ABK yang bernama Safri (korban) gelisah mondar mandir didalam perahu yang ditumpangi mereka.

Irwan (tekong) bertanya kepada Safri (korban), melihat kondisi korban menghawatirkan. Lalu Safri (korban) mengajak Irwan (tekong) agar pulang malam itu juga, sang tekong memutar balik arahkan perahu menuju pulang dan membatalkan rencana mereka, tidak lama berselang perahu berbalik arah, tiba-tiba korban melompat dari dalam perahu, dengan spontan tekong mematikan mesin perahunya untuk menolong korban, dalam beberapa menit korban tenggelam sudah tidak lagi kelihatan.

Sekira pukul, 04:00. Wib Iwan (Tekong) memutuskan untuk pulang guna memberitahukan kejadian ini pada pihak keluarga korban.

Sekira pukul, 04:30. Wib. Iwan bersama warga kembali melakukan pencarian kelaut, namun korban korban belum ditemukan sampai pukul 08:00. Wib, pencarian dihentikan sementara.

Sekira pukul 08:00 WIB, Anak Buah Kapal (ABK) yang bernama Yuda Pratama bersama warga secara bergantian kembali melakukan pencarian terhadap korban, namun tidak juga menemui korban.

Sementara, sekira pukul 08:30. Wib. Irwan (Tekong) sebagai saksi kejadian dibawa ke Kantor Desa oleh Babinsa Bagan Serdang Serda Anwar Husen guna dimintai keterangannya. Untuk keterangan lebih lanjut, Irwan (Tekong) dibawa oleh Urmin Bripka Santoso ke Marnit PolAirud Pantai Labu.

Sekira pukul, 10:00.wib. Kepala Unit Markas PolAirud Ipda Turisno bersama Dan Kamla Pantai labu Serka A. Zamidi meminta keterangan dari Tekong Irwan, setelah Irwan memberikan keterangan, Personil PolAirud bersama DanPosKamla Serka Ahmad Zamidi berangkat menuju tempat kejadian perkara (TKP) guna mencari korban di Titik kordinat kejadian garis lintang
03⁰ 42.00 98 52′ 16″.

Sekira pukul 12:00 pencarian dihentikan sementara waktu, mengingat air di muara Pantai Labu sudah mulai mengering dikhawatirkan perahu karet yang ditumpangi tidak dapat masuk muara dikarenakan air muara sudah surut (kering).

Selanjutnya pukul 16:00 Basarnas tiba di Marnit PolAirud guna melakukan pencarian, namun situasi air Sei Kenang yang akan dilalui menuju laut masih kering, maka pencarian akan dilaksanakan pada hari Rabu, 05 Mei 2021.

Kepala Unit Markas Pol Airud, Ipda Turisno sekira pukul 21.30 WIB malam melanjutkan penanganan di Markas PolAirud Pantai labu guna meminta keterangan dari nakhoda atau tekong bernama Irwan dan Yuda sebagai saksi secara terpisah.

Keduanya menjelaskan sesuai kronologis kejadian dari mulai awal berangkat sampai terjadinya musibah tersebut. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *