Matangkan Persiapan Tour de Aceh 2022 Etape 1, Disbudpar Aceh Gelar Rakor dengan Pemda Aceh Tengah

Rabu, 11 Mei 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tengah, (MA) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh (Disbudpar) menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan Pemda Aceh Tengah dan Polres Aceh Tengah di Hotel Parkside Gayo Petro, Takengon, Rabu, 11 Mei 2022.

“Rakor ini diadakan dalam rangka mematangkan persiapan event Tour de Aceh 2022 etape 1 di Takengon,” kata Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh T Hendra Faisal.

Hendra juga mengatakan, pertemuan itu bertujuan untuk saling koordinasi antar stakeholder dan panitia, agar pelaksanaan Tour de Aceh etape I bisa berjalan sukses.

“Kita sudah koordinasi dengan Pemda Aceh Tengah dan Polres Aceh Tengah, semua menyambut baik dan sudah siap untuk mensukseskan acara Tour de Aceh etape I ini,” kata Hendra Faisal.

Menurutnya, koordinasi itu penting dilakukan mengingat kegiatan Tour de Aceh tinggal menghitung hari.

Semua persiapan, kata dia, dalam rapat tersebut sudah tersampaikan dengan baik, dan semua akan saling bahu-membahu demi suksesnya event ini.

“Kita berharap dukungan dan kerja sama dari rekan-rekan di Aceh Tengah untuk mensukseskan kegiatan Tour de Aceh tahun ini,” ujarnya.

BACA JUGA...  PETA Aceh Tengah Resmi Dilantik

Lebih lanjut, Hendra bilang, event Tour de Aceh juga termasuk dalam 101 Khazanah Piasan Nanggroe yang sudah di-launching oleh Gubernur Aceh, Nova Iriansyah pada akhir Maret lalu. Diharapkan, dalam event tersebut bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Aceh, termasuk ke Takengon.

“Semoga dalam setiap event yang digelar di Aceh Tengah bisa meningkatkan jumlah wisatawan dan dapat memulihkan ekonomi pelaku usaha dan UMKM,” ucapnya.

Sementara itu, Kadispar Aceh Tengah, Zumadil Enka mengatakan, pihaknya mengapresiasi Pemerintah Aceh melalui Disbudpar Aceh yang telah menunjuk Takengon sebagai etape pertama event Tour de Aceh tahun 2022.

Menurutnya, kegiatan ini salah satu upaya pemerintah mengenalkan dan mempromosikan destinasi wisata di Aceh Tengah kepada para peserta, yang turut melibatkan pesepeda dari luar Aceh.

Pihaknya juga mengajak semua panitia yang terlibat untuk saling support untuk kesuksesan acara tersebut.

“Kami selaku perwakilan dari Kabupaten Aceh Tengah sudah siap sepenuhnya, demi menyukseskan kelancaran pada pelaksanaan Tour de Aceh tahun ini,” katanya.

BACA JUGA...  Pemkab Aceh Tengah Gelar Upacara HUT RI Ke-78 

Wakapolres Aceh Tengah, Kompol Edwin, juga menyampaikan, bahwa pihaknya telah menyiapkan personel untuk mengamankan kegiatan Tour de Aceh, termasuk Satuan Lalu Lintas yang akan diterjunkan langsung ke lapangan dan ditempatkan di titik-titik potensi rawan kecelakaan.

Bagi para peserta, Kompol Edwin mengimbau agar tetap mematuhi tata tertib dan batas waktu yang telah ditentukan oleh panitia. Sehingga, kegiatan itu berjalan lancar, aman dan nyaman.

“Kegiatan ini tentunya ada atlet dan ada masyarakat umum, mengingat ada perlombaan yang akan memperebutkan gelar King Of Mountain (KOM) dan untuk itu, kita sampaikan dengan tegas kepada seluruh para peserta untuk tertib dengan batas waktu yang telah ditentukan oleh panitia,” ucapnya.

Event Tour de Aceh akan dilangsungkan di dua lokasi. Etape pertama digelar di Aceh Tengah, dan etape kedua di Kota Banda Aceh.

Khusus di Aceh Tengah, etape I akan melewati Danau Lut Tawar dengan jarak 50,5 km. Di sana peserta akan disuguhkan dengan pesona alam yang terpampang dari danau terbesar di Aceh itu.

BACA JUGA...  Bank Aceh dan Unmuha Tingkatkan Kerjasama

Peserta akan memulai start dari halaman Kantor Bupati Aceh Tengah kemudian melaju ke Kodim – Jalan Sengeda – Jalan Abdul Wahab – Jalan Utara Danau Lut Tawar – Pantai Menye – Jalan Selatan Danau Lut Tawar – Simpang Kodim dan kembali finish di Hotel Parkside Gayo Petro.

Kemudian di etape II pada 16 Mei, peserta akan mulai dari Gunung Kulu, Aceh Besar dan berakhir di Museum Aceh, Kota Banda Aceh dengan panjang jalur 38 km.

Rakor tersebut turut dihadiri oleh Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Disbudpar Aceh, T Hendra Faisal , Wakapolres Aceh Tengah, Kompol Edwin Aldro, Kadispar Aceh Tengah, Zumadil Enka, Kadis Kesehatan Aceh Tengah, Dr Yunasri, Plt Kasatpol PP Aceh Tengah, Ariansyah AR, Tim Teknis Tour de Aceh, Sulaiman, Ketua Koni Aceh Tengah, Illiyand, dan mewakili Kadishub Aceh Tengah, Ikhwan.[R]

Berita Terkait

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB