Masyarakat Tenggulun Empat Jam Datangi Kabel Gajah Minta Kepastian Hukum

Jumat, 25 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Tenggulun Empat Jam Datangi Kabel Gajah Minta Kepastian Hukum. [Foto mediaaceh.co.id]

Masyarakat Tenggulun Empat Jam Datangi Kabel Gajah Minta Kepastian Hukum. [Foto mediaaceh.co.id]

Sebelum mereka membubarkan diri. Pihak Koperasi Hutan Swakarsa Mandiri berikrar dengan pernyataan sikap. Pertama; minta kepada Polda Aceh, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), Balai Gakkum LHK Sumatera Utara, segera proses penyidikan dan penegakan hukum terhadap pelaku dan atau aktor perambah dan pembabatan hutan di kawasan konservasi Kabel Gajah.

Mereka (JMD Cs) sudah membuka perkebunan kelapa sawit tanpa ijin. Serta telah merugikan masyarakat dan negara seluas 971 hektar [Data BBTNGL] secara Ilegal dan perbuatan melawan hukum. Di lokasi i2, i5 dan i6 Kabel Gajah. Seibetung Kecil dan kawasan Sungai Besitang Kecil.

BACA JUGA...  Polda Aceh Rangkul Mahasiswa Asal Papua dan Papua Barat

Kedua; minta kepada Polda Aceh, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), Balai Gakkum LHK Sumatera Utara segera menangkap dan memproses JMD CS serta para aktor penjual tanah negara di kawasan konservasi TNGL lalu menjualnya kepada pengusaha perkebunan Kelapa Sawit asal Medan secara Ilegal.

Menyebabkan konflik dengan masyarakat Tenggulun, Aleh-aleh si penjual mengatas namakan masyarakat sebagai modus operandi.

BACA JUGA...  Bhayangkari Polres Sabang Door to Door Bagikan Masker Kepada Masyarakat

Dan Ketiga; minta kepada Gubernur Aceh, Bupati dan Polres Aceh Tamiang segera menyelesaikan konflik lahan di kawasan Kabel Gajah [Pucuk] dalam kawasan APL [Bersebelahan dengan Kawasan TNGL] yang selama ini dikuasai oleh warga lain [Bukan penduduk Tenggulun] dan kawasan tersebut sesungguhnya dikuasai dan diduga dimiliki atas nama JMD Cs. “Inilah penyebab konflik dengan warga Tenggulun, saya kira ini harus segera disikapi segera dan komprehensif,” pungkas Irfan. [Syawaluddin].

BACA JUGA...  Ketua PWI Aceh Apresiasi Polres Sabang Ungkap Kasus Oknum Wartawan Lakukan Pemerasan dan Pengancaman

Berita Terkait

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Berita Terbaru

EKBIS

Harmoni Inklusif PEP Rantau Menembus Panggung Asia

Sabtu, 7 Nov 2026 - 18:27 WIB