Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh Utara Berakhir, Pemerintah Tetapkan Status Transisi Selama Satu Bulan

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil didampingi Plt. Sekda H. Jamaluddin saat memimpin rapat yang diikuti oleh unsur DPRK dan Forkompinda terkait penetapan status transisi bencana di Op. Room Sekdakab Aceh Utara.(Foto : Kominfo Aceh Utara).

​Dukungan BNPB Pusat dan Rencana Kunjungan RI-1

Perwakilan BNPB Pusat, Brigjen (Pur) Herman dan Kolonel Hery, menyatakan akan terus mendukung kebutuhan logistik dan anggaran Dana Siap Pakai (DSP) untuk masa transisi ini. Fokus utama ke depan adalah memastikan warga di pengungsian segera mendapatkan Hunian Sementara (Huntara) maupun Hunian Tetap (Huntap).

BACA JUGA...  Realisasi APBA 2017 Lebihi Target

​Bupati Aceh Utara Ayah Wa menekankan pentingnya akurasi data kerusakan rumah (kategori rusak berat, sedang, dan ringan) agar bantuan dari pusat tepat sasaran. Bupati juga menginstruksikan para Camat untuk melakukan jemput bola terhadap data yang belum masuk.

​”Ada beberapa Menteri dijadwalkan hadir di Aceh Utara untuk memantau situasi. Selain itu, kita juga tengah mempersiapkan rencana kunjungan Bapak Presiden dalam rangka pembangunan Huntara dan Huntap,” ungkap Bupati.

BACA JUGA...  Iqbal Gerindra Desak Pemerintah dan APH Tindak Tegas Mafia Tambang dan Perampasan Tanah Adat di Aceh

​Hasil Evaluasi Kewilayahan

Sejumlah Camat dari wilayah terdampak seperti Tanah Jambo Aye, Lapang, dan Muara Batu melaporkan bahwa meskipun kondisi fisik jalan sudah normal, kebutuhan akan tenda darurat dan percepatan Huntara sangat mendesak.

Sementara itu, pihak DPRK mengingatkan agar pemerintah menjamin ketersediaan sembako di pasar menjelang memasuki bulan suci Ramadhan.(Sayed Panton)