Mahasiswa Unimal Diharapkan Mampu Bangkitkan Ekonomi Negara

Mahasiswa Unimal mengikuti edukasi pengolahan keuangan negara.

Lhokseumawe (MA) Mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) diharapkan mampu membangkitkan ekonomi negara dengan memanfaatkan potensi yang ada di daerahnya.

Hal itu disampaikan Safuadi, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Provinsi Aceh pada kegiatan Kemenkeu Satu Aceh Goes to Campus.

Acara Kemenkeu Satu Aceh Goes to Campus mengangkat tema “APBN: Instrumen Fiskal Penanganan Pandemi dan Pemulihan Ekonomi” dihari puluhan mahasiswa Unimal, berlangsung di Aula Meurah Silu, Gedung Pasca Sarjana Unimal Lancang Garam, Lhokseumawe, Kamis 18 November 2021.

BACA JUGA...  Masyarakat Kecewa Kinerja BPN Aceh Utara

Turut dihadiri Safuadi, S.T., MSc., Ph.D. Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Prov. Aceh, Dr. Syukriah HG, SH, M.Hum Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Prov. Aceh, Syafriadi, S.E., M.EC., Ph.D. Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Prov. Aceh, Imanul Hakim, H. Ak, M.S.F. Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Prov. Aceh.

“Kita memberikan wawasan kepada mahasiswa bagaimana tata cara pengolahan keuangan negara dan memanfaatkan potensi-potensi daerah untuk membangkitkan ekonomi negara,” Katanya.

BACA JUGA...  KURVE MASSAL KOREM 011/LILAWANGSA; DISIPLIN, KEBERSIHAN, DAN JATI DIRI PRAJURIT TNI

Selain ia menyebutkan, mahasiswa diharapkan dapat membangkitkan kegiatan produktif yang menghasilkan peluang yang menjadi celah bagi mereka untuk mendapatkan kesempatan tumbuh.

Kemudian ia mengatakan dengan kegiatan ini diharapkan agar kalangan akademis khususnya mahasiswa-mahasiswi memperoleh pengetahuan dan pemahaman tambahan.

Sementara itu Rektor Unimal Prof. Dr. Ir. Herman Fithra, mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada empat Kanwil Direktorat Republik Indonesia yang telah memberikan motivasi pengelolaan potensi lokal kepada mahasiswa

“Sangat bagus arahan motivasi buat anak-anak kita untuk membuka cakrawala berpikirnya tentang bagaimana cara mengelola potensi lokal yang ada bisa dikembangkan oleh generasi emas Aceh saat ini, agar ekonominya meningkat dan bisa mengurangi bahkan menghilangkan kemiskinan di Aceh,” jelasnya.

BACA JUGA...  Tingkatkan Kinerja, PJ Walikota Lhokseumawe Minta ASN Gunakan Mesin Ferrari

Selanjutnya ia mengatakan, saat ini ekonomi Aceh termiskin di nomor urut 1 di Sumatera, dan nomor urut 6 di Indonesia, ini menjadi ironis, sementara anggaran digelontorkan sangat besar.

Usai acara Rektor Unimal Prof. Dr. Ir. Herman Fithra menyerahkan cindera mata kepada Narasumber.

Laporan : Mulyadi