Lhokseumawe, MEDIAACEH.co.id – Pejabat (PJ) Walikota Lhokseumawe Dr. Drs. Imran meminta kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkungan Pemerintah Kota(Pemko) Lhokseumawe untuk menggunakan mesin Ferrari (Keja Cepat), bagi pegawai yang belum terbiasa diminta supaya menyesuaikan dan menambah turbonya (Kecepatannya).
“Saya ini sudah terbiasa dengan kehidupan yang teratur makanya pekerjaan berlangsung dengan cepat, makanya saya tekankan kepada pegawai di lingkungan Pemko Lhokseumawe untuk menggunakan mesin Ferrari, kepada pegawai yang belum terbiasa diharapkan dapat menyesuaikan dan menambah turbonya, yaitu turbo satu dan turbo dua, hingga turbo empat, yang tidak bisa mengikuti kita tinggalkan,” ucapnya. Senin (18/7/2022).
Selain itu ia mengatakan, semua PNS itu punya perut, maka harus punya kebanggaan sebagai PNS, karena jutaan orang saat ini ingin jadi PNS tapi belum ada kesempatan, sama juga honorer yang ada di daerah, maka buatlah yang terbaik dalam bekerja.
“Sekarang yang akan saya benahi adalah mental ASN yang ada di lingkungan Pemko Lhokseumawe yaitu peningkatan kompetensi pegawai harus di perbaiki dan benahi sehingga bisa menghadapi tantangan ini seperti cepat responsif,” harapnya.
Sambungnya, dirinya sudah dua hari mengelilingi setengah Kota Lhokseumawe setelah dilantik, seperti mengunjungi waduk bersama komandan Korem, saya liat sampahnya luar biasa banyaknya, dan juga saya keliling pasar kota sampahnya juga luar biasa.
“Maka kita minta kepada masyarakat untuk menerapkan budaya bersih seperti yang di terapkan dalam Islam, itu merupakan salah satu aspek dalam beribadah, yaitu bersih diri bersih lingkungan dan tempat ibadah itu yang harus dijaga,” pungkasnya.
Kemudian ia meminta kepada PNS untuk tidak nungkrong di warung saat jam kerja. Bagi yang tidak disiplin akan di berikan terguran sesuai dengan aturan PNS, teguran ketiga kita jatuhkan hukuman disiplin, seperti paku kalau tidak bisa diluruskan kita patahkan
“Kami minta dukungannya dari pers dan masyarakat Kota Lhokseumawe untuk memperbaiki Kota yang kita cintai ini kearah yang lebih baik yaitu tertip, bersih, dan agamais,” pungkasnya.(Mulyadi)




