Mahasiswa Politeknik Aceh Selatan Gelar Aksi Tanggap Bencana di Aceh Tamiang

Sabtu, 20 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BEM Poltas Aceh Selatan gelar aksi tanggap bencana di Aceh Tamiang, Kamis, (18/12/2025).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

BEM Poltas Aceh Selatan gelar aksi tanggap bencana di Aceh Tamiang, Kamis, (18/12/2025).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

TAPAKTUAN | MA — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Aceh Selatan (Poltas), DPW FPSI Poltas, Himpunan Teknik informatika, Teknik Komputer, Teknik Industri dan Relawan Mahasiswa Poltas menggelar aksi tanggap bencana di Aceh Tamiang Kamis, (18/12/2025).

Aksi sosial pasca banjir bandang tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat di daerah terdampak bencana alam di Provinsi Aceh.

BACA JUGA...  Kepala Desa Lafakha Minta Kadri Amin Tidak Buat Kegaduhan

Para relawan menyalurkan bantuan logistik ke dua desa yang dinilai paling parah diterjang banjir lumpur, yakni Desa Lintang Atas dan Lintang Bawah yang berada di Kecamatan Kuala Simpang.

Kondisi di kedua desa tersebut, sangat memprihatinkan. Lumpur akibat banjir mencapai atap rumah, sementara Desa Lintang Bawah menjadi wilayah terparah karena berada tepat di bantaran sungai, sehingga masyarakat setempat harus mengungsi serta kehilangan banyak harta benda.

BACA JUGA...  DPRK Aceh Selatan Bungkam Terkait Temuan BPK

Ketua BEM Poltas, Habil, mengatakan, akses jalan menuju lokasi juga sangat menyulitkan proses distribusi, terutama melewati jalur-jalur terjal yang telah tertutup lumpur.

“Akses menuju beberapa titik tidak memungkinkan dilewati mobil Casis kami yang rendah, sehingga distribusi harus kami sesuaikan,” kata Habil.

Bantuan kemanusiaan tersebut diterima langsung oleh Iwan, tokoh masyarakat Desa Lintang. Ia menyampaikan bahwa bantuan mahasiswa sangat dibutuhkan mengingat warga sedang kesulitan memperoleh akses logistik akibat jalan yang masih tertutup lumpur yang tinggi.

BACA JUGA...  Sejumlah Desa di Aceh Selatan Tolak Bimtek

Berita Terkait

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:37 WIB

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Berita Terbaru

Ilustrasi cover editorial bantuan stimulan

EDITORIAL

60.223 KK, Amanah yang Harus Sampai ke Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB

Tim advokat LBH Peradi Profesional bersama warga mengawal proses hukum dugaan pencemaran lingkungan yang melibatkan PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) di Serang, Banten. (Foto: JR/MA)

HUKOM

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB