Mafia dan Politik Uang: Ancaman Terhadap Demokrasi di Pemilihan Kepala Daerah

Minggu, 24 November 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mafia dan Politik Uang. (Foto/Dok : Ist./detiknews).

Ilustrasi Mafia dan Politik Uang. (Foto/Dok : Ist./detiknews).

Praktik ini dikenal dengan istilah “serangan fajar,” di mana suara rakyat seolah diperdagangkan demi meraih kemenangan.

PADA hari pemilihan yang cerah, di tengah semangat warga yang menginginkan perubahan, sebuah fenomena politik yang meresahkan muncul.

Seorang tokoh muda yang baru saja menanjak dalam dunia politik kini terangkat sebagai calon Kepala Daerah, dengan latar belakang yang tak bisa dilepaskan dari pengaruh besar ayahnya—seorang figur kontroversial yang dikenal di dunia politik lokal.

BACA JUGA...  JKA: Ibarat Buah Simalakama

Tahun lalu, sang ayah berhasil menjadikan anaknya sebagai Ketua Dewan, menggunakan sumber daya dan pengaruhnya yang besar.

Kini, anak tersebut mencalonkan diri untuk menduduki kursi Kepala Daerah, menjadikan politik keluarga sebagai kekuatan utama dalam perburuan jabatan tersebut.

Tak hanya itu, jabatan Ketua Dewan yang telah diraih sang putra, kini diwariskan kepada sang adik. Situasi ini menggambarkan berkembangnya dinasti politik dalam struktur pemerintahan daerah.

BACA JUGA...  Berhasil Konversi Bank Aceh Ke Syariah, Fraksi PA Puji Gubernur Zaini

Praktik Politik Uang dalam Pemilihan. 

Keberhasilan sang putra untuk meraih kursi Ketua Dewan tidak terlepas dari pengaruh politik uang.

Selama pemilihan sebelumnya, sejumlah calon dewan yang tidak terpilih didorong untuk mendukung calon tertentu, dengan imbalan uang yang mengalir.

Berita Terkait

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 
Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026
Percakapan di X Terkait Pilpres 2029
Tasyakuran HUT ke-28 PAN, Aminullah Usman Tegaskan Komitmen ‘Bantu Rakyat’
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 13:44 WIB

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Kamis, 3 September 2026 - 10:34 WIB

Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:58 WIB

Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Berita Terbaru

Ilustrasi cover editorial bantuan stimulan

EDITORIAL

60.223 KK, Amanah yang Harus Sampai ke Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB

Tim advokat LBH Peradi Profesional bersama warga mengawal proses hukum dugaan pencemaran lingkungan yang melibatkan PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) di Serang, Banten. (Foto: JR/MA)

HUKOM

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB