Meningkatkan pengetahuan peserta dan masyarakat tentang pentingnya hidup bersih dan sehat.
Menanamkan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya.
Menciptakan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang bersih dan lestari.
Menumbuhkan semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan.
Mendukung program Pemerintah Daerah “Aceh Tengah Bersih” yang sejalan dengan program Badan Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) Kementerian Keuangan, bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup, menuju target Indonesia FOLU Net Sink 2030.
Sunardi juga mengungkapkan bahwa pada periode ini terdapat 1.637 proposal usulan dari 34 provinsi di Indonesia, dan pihaknya bersyukur karena LIPGA termasuk dalam 178 penerima Layanan Dana Masyarakat untuk Lingkungan periode ketiga, yang ditetapkan pada 19 Agustus 2025.
“Gerakan ini bukan sekadar slogan ‘Sampahku Tanggung Jawabku’, tetapi wujud kerja nyata. Hal itu dibuktikan dengan terkumpulnya 44 karung baret atau sekitar 864 kilogram sampah, terdiri atas sampah organik dan anorganik — dengan rincian 18 karung dari area DAS Krueng Peusangan dan 26 karung dari sekitar jalan lintasan,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Aceh Tengah yang diwakili oleh Kapolres AKBP Muhammad Taufik, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia dan seluruh peserta atas kepeduliannya terhadap lingkungan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















