Kurang Waspada, HP Milik Wartawan Waspada Dirampas Jambret

Kamis, 8 Februari 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Padang (ADC) – Niat Mujiburrahman, Wartawan harian Waspada asal Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh, untuk meliput sekaligus mengabadikan mumen Hari Pers Nasional (HPN), di Kota Padang Sumatera Barat pupus sudah akibat Hand Phone (HP) miliknya, dirampas penjahat selasa malam lalu.
Mujiburrahman  yang juga anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, asal Kabupaten Nagan Raya, HP miliknya dirampas ketika sedang mengabadikan situasi kota Padang, menjelang pembukaan HPN oleh Presiden Joko Widodo tanggal 08 Februari 2018. Kejadian tersebut diduga korban tidak waspada dalam pengambilan gambar.
Dimana yang bersangkutan dalam perjalanan mengelilingi kota Padang,  seputar Jalan Rasuna Said sekira pukul 20.00 Wib mengambil gambar dengan HPnya pintu mobil yang ditumpangi terbuka kacanya, sehingga penjahat dengan mudah merampas tetepon genggam Mujiburrahman.. 
Menuruit keterangan dari berbagai sumber bahwa, kejadian tersebut terjadi saat Mujiburrahman, dalam perjalanan ke lokasi pameran kegiatan HPN  di Lapangan Gelanggang Olah (GOR) Kota Padang. Penjahat merampas HP wartawan harian WQaspada ketika sedang mengabadikan kondisi Kota Padang di malam hari jelang HPN.
Atas kejadian tersebut usai membuat laporan kehilangan ke Polresta Padang, Mujiburrahman kepada awak media mengatakan, penjahat itu merampas Hand Phonenya didekat lokasi pameran HPN dan kejadian itu begitu tiba-tiba serta sangat cepat.
“Perampas melakukan aksinya seorang diri yang  datang dari arah yang bersamaan  mengendarai sepeda motor matic, ketika berpas-pasaj saat itu lah pelaku merampas dengan cara menarik paksa Hand Phone merek Vivo android tipe 1603,’’kata  Mujiburrahman.
Dijelaskan, beberapa saat dirinya langsung membuat ke Polresta Padang Polda Sumbar,, dengan nomor surat tanda terima laporan : LP/315 /K/II/2018/SPKT II. Mudah-mudahan pelakunya segera ditangkap.
“Saya sempat berteriak minta tolong, namun pelaku keburu menghilang dalam keramaian kendaraan yang lumayan padat saat kejadian. Saya berharap kepolisian Polresta Padang segera menangkap pelakunya”., harap Mujiburrahman.
Saat ditanya lebih jauh korban mengaku trauma atas kejadian yang menimpa dirinya, konon lagi HPnya  tersimpat data-data penting, termasuk salah satu sarana untuk kebutuhan tugas jurnalistik. Dan ini merupakan kejadian yang pertama sekali dialaminya., sebutnya.(Jalal)
BACA JUGA...  Kodam Cenderawasih Dan Wartawan Rayakan HUT TNI ke 72 di Puncak Tertinggi Indonesia

Berita Terkait

KPK Usut Korupsi BPN
Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal
Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:50 WIB

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 September 2026 - 17:41 WIB

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 September 2026 - 17:29 WIB

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Rabu, 16 September 2026 - 19:33 WIB

Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB