“Ini dulu yang harus kita tata, konsolidasi juga bisa menyerap program terdahulu yang sedang berjalan, mencari masukan agar Aceh Tamiang bisa tertata lebih baik lagi. Cita cita saya, agar siapa pun orang yang masuk ke sini akan berdecak kagum dengan pembangunan yang ada. Saya pikir ini logika bukan hayalan. Tentu saja dimulai dengan melakukan konsolidasi,” bebernya.
KUALASIMPANG | mediaaceh.co.id – Pasca pelantikan pasangan Drs. Armia Pahmi, MH – Ismail, SE.I sebagai bupati dan wakil bupati Aceh Tamiang definitif periode 2025 – 2030 pada 17 Februari 2025 lalu, melalui sidang paripurna di Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat. Jadi tonggak titik nol menuju pembangunan di Tanah Bumi Muda Sedia [Julukan Aceh Tamiang] yang maju, berkembang dan berkelanjutan.
Dengan senyum, Armia bergumam. “Inilah titik nol, untuk memulai pembangunan di Aceh Tamiang; maju, berkembang serta berkelanjutan. Apa yang tertuang dalam Visi dan Misi saya bersama pak Ismail, akan kita buktikan, meski untuk menuju yang lebih baik bukan seperti membalikkan telapak tangan, penuh perhitungan dan kajian yang matang. Saya butuh orang orang pintar dan pemikir andal, untuk menjawab semua ini,” Katanya memulai percakapannya. Dengan mediaaceh.co.id. awal pekan lalu.




