KONI Aceh Nyatakan Semua Atlet Sudah di Vaksin

KONI Aceh Nyatakan Semua Atlet Sudah di Vaksin

Mediaaceh.co.id – (Banda Aceh), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh menyatakan semua atlet dan ofisial yang akan dikirim ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua, Oktober mendatang sudah di vaksin covid-19 semua.

Ketua Harian KONI Aceh Kamaruddin Abubakar mengatakan, “Semua atlet dan ofisial yang akan diberangkatkan ke Provinsi Papua yang mengikuti PON XX sudah menerima vaksin COVID-19 dosis lengkap. Banda Aceh, Jumat 13/08/21.

BACA JUGA...  Prediksi Belgrano vs Paranaense , Copa Sudamericana 23 Agustus 2024

“Aceh akan mengirimkan lebih 140 atlet serta puluhan ofisial, Mereka dari 25 cabang olahraga yang dinyatakan lolos seleksi, baik di ajang Pra PON maupun kejuaraan nasional. Kamaruddin Abubakar yang akrab disapa Abu Razak menjelaskan.

Vaksin COVID-19 merupakan syarat utama untuk mengikuti PON XX. Jika tidak atlet tidak diizinkan mengikuti pekan olahraga empat tahunan tersebut.

BACA JUGA...  Atlet Peraih Medali POPDA Aceh, Pj Bupati Aceh Utara Mahyuzar Serahkan BonusĀ 

Kamaruddin Abubakar membeberkan, “Kami juga mengingatkan atlet maupun ofisial untuk tetap disiplin dan selalu menerapkan protokol kesehatan, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan tidak berkerumun,”.

Menurutnya kendati sudah divaksin masih berpotensi terpapar COVID-19. Jika terpapar, tidak hanya atlet yang dirugikan melainkan daerah juga terancam tidak bisa ikut PON.

Atlet dan ofisial tersebut rencananya akan diberangkatkan ke Provinsi Papua pada akhir September dan awal Oktober mendatang. Ucap Kamaruddin Abubakar .

BACA JUGA...  Prediksi Tokyo Verdy vs Brighton, Club Friendlies 28 Juli 2024

Ada juga atlet dan ofisial dari beberapa cabang olahraga sudah berangkat ke sejumlah daerah guna untuk uji tanding, Mereka tidak lagi pulang, tetapi langsung ke Papua, tutur Kamaruddin Abubakar.

“Kepada atlet dan ofisial yang kini sudah di luar Aceh tersebut untuk disiplin selalu menerapkan Prokes, memakai masker, menjaga jarak, tidak berkerumunan seperti yang dianjurkan pemerintah,” Kamaruddin Abubakar menutup.