Mulai dari Waktu Molor Hingga Penyampaian Visi-Misi Paslon Terkesan “Debat” Kandidat
TAPAKTUAN (MA) — Kepemimpinan Ketua DPRK Aceh Selatan Rema Mishul Azwa dinilai gagal dalam mengantarkan pelaksanaan sidang paripurna istimewa penyampaian visi dan misi empat pasangan calon (paslon) bupati/wakil bupati Aceh Selatan yang ikut dalam kontestasi Pilkada tahun 2024 di Gedung DPRK setempat Jalan Abdurrauf As-Singkili Tapaktuan, Selasa, (25/9).
Kenapa gagal, karena Ketua Sementara DPRK Rema Mishul Azwa terkesan tidak mampu memimpin pelaksanaan sidang paripurna istimewa penyampaian visi misi dan program Paslon tersebut.
Demikian disampaikan sejumlah pihak kepada mediaaceh.co.id sehubungan pelaksanaan sidang yang terkesan “amburadul”.
Di antara pihak yang memberikan penilaian itu yakni H. Azmir, SH seorang pengamat sosial asal Labuhan Haji Raya.
Dia yang dikenal sebagai tokoh masyarakat yang juga mantan anggota DPRK Aceh Selatan itu, mengatakan, pihaknya sangat kecewa atas kepemimpinan Rema dalam sidang.
Menurutnya, pimpinan harus tegas dengan substansi sidang yang hanya penyampaian visi misi calon dan program calon bupati dan wakil bupati
Namun, ironisnya, sidang itu terkesan berubah menjadi debat kandidat.





