Ketua DPA Laskar Panglima Nanggroe: Bustami Pengecut

Ketua DPA Laskar Panglima Nanggroe Sulaiman Manaf.

BANDA ACEH (MA) – Debat ketiga pasangan calon gubernur Aceh berakhir ricuh hanya beberapa menit setelah dimulai. Ketua DPA Laskar Panglima Nanggroe, Sulaiman Manaf, dengan tegas menyebut Bustami Hamzah, calon gubernur nomor urut 1, sebagai pengecut yang tak mampu bermain fair di ajang demokrasi.

Kericuhan terjadi saat pasangan calon nomor urut 2, Muzakir Manaf alias Mualem dan Fadhlullah Dek Fad, selesai memaparkan visi-misi mereka di bawah tema debat kali ini. Ketika giliran pasangan Bustami-Fadhil Rahmi, suasana memanas. Para pendukung Mualem tiba-tiba berteriak dan menyerbu panggung, menuding adanya kecurangan dari pihak lawan.

BACA JUGA...  Komisi I DPRK Aceh Tamiang Tetapkan Lima Komisioner KIP

“Kecurangan seperti ini adalah pengkhianatan terhadap rakyat Aceh. Jika dia (Bustami) sudah curang di panggung debat, bagaimana nanti saat dia memimpin?,” ujar Sulaiman Manaf dalam pernyataan kerasnya di hadapan awak media usai kericuhan, Selasa malam, (20/11).

Protes dan Tuduhan ‘Curang’
Situasi mulai tak terkendali ketika beberapa pendukung Mualem meneriakkan kata-kata “Ombus Curang, Bustami Curang”. Tuduhan tersebut muncul karena sebuah benda mencurigakan yang tampak disematkan di kerah baju Bustami. Tak lama, seorang pendukung Mualem berlari ke arah meja komisioner KIP Aceh, yang disusul sejumlah orang naik ke atas panggung.