Harus dibangun forum komunikasi reguler agar kebijakan tidak bersifat satu arah, tapi berdasar masukan lapangan.
Anulir berpendapat Sudah saatnya sistem pelayanan kesehatan Indonesia berpihak lebih kuat kepada kemanusiaan dan keadilan bagi tenaga medis. Regulasi penting, tapi tidak boleh membunuh semangat pelayanan.
Karena di balik setiap angka klaim, ada nyawa yang sedang dipertaruhkan, dan ada petugas yang bekerja tanpa pamrih.
Komplain, yang acap muncul adalah pada pembayaran klaim yang lambat; BPJS memiliki proses verifikasi dan validasi yang ketat sebelum membayar klaim rumah sakit.
Proses ini bisa memakan waktu lama, sehingga dana jasa medis untuk dokter dan tenaga kesehatan lainnya tertunda.
Klaim yang diajukan bisa dipotong atau ditolak karena dianggap tidak sesuai prosedur, dokumen tidak lengkap, atau diagnosis tidak tepat. Hal ini menimbulkan kerugian bagi RS dan memperumit distribusi Jasmed.
Ditambah tekanan Beban Administratif, hingga tenaga medis di RS sering mengeluh karena harus memenuhi dokumen administrasi yang banyak demi kepentingan klaim BPJS, yang mengganggu waktu pelayanan pasien.
Pendapat Anulir bahwa; Komplain RS terhadap BPJS dalam hal Jasmed umumnya disebabkan oleh tarif yang tidak sesuai, keterlambatan pembayaran, klaim yang dipotong atau ditolak, dan sistem administrasi yang kompleks.




