“Momen ini mengingatkan masa kami berjuang demi merah putih. Melihat TNI hari ini, begitu dicintai rakyat, membuat hati kami bangga dan haru.”
M. Hanafiah Ali, Legiun Veteran 45
DI BAWAH KAKI LANGIT biru di Lapangan Jenderal Sudirman mengingatkan kita pada jasa veteran memperjuangkan kemerdekaan. Kini kisah perjuangan itu seolah hidup kembali.
Langkah-langkah pelan seorang veteran tua menarik perhatian semua mata yang hadir.
Dengan tongkat di tangan dan tubuh yang sedikit membungkuk, ia berjalan perlahan, dipapah dua prajurit muda berseragam rapi.
Sesekali tangannya terangkat memberi hormat [isyarat kecil yang menyala seperti api semangat masa lalu yang tak pernah padam].
Itulah pemandangan paling mengharukan dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lhokseumawe, Aceh, Minggu, 5 Oktober 2025.
Acara yang digelar di Lapangan Jenderal Sudirman Korem 011/Lilawangsa itu bukan sekadar upacara militer — melainkan sebuah refleksi panjang antara generasi pejuang dan generasi penerus bangsa.
Perayaan dengan Makna Mendalam
Upacara berlangsung khidmat. Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Palaksa Lanal Lhokseumawe Letkol Laut (H) Edy Johan Saputra mewakili Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran.




