Kembangkan Tanam Katuk, KBQ Baburrayan Kerja Sama dengan PT Tani Pontianak 

Senin, 17 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan pihak KBQ Baburrayan Aceh Tengah dengan Pihak PT Tani Pontianak terkait kerjasama tanaman katuk.

Pertemuan pihak KBQ Baburrayan Aceh Tengah dengan Pihak PT Tani Pontianak terkait kerjasama tanaman katuk.

TAKENGON (MA) – Setelah 20 tahun sukses mengekspor kopi ke berbagai negara, Koperasi Baitul Qirad (KBQ) Baburrayan kini mulai mengembangkan produk baru berupa tanaman katuk.

Tanaman ini tumbuh subur di Aceh Tengah dan akan diolah menjadi tepung katuk melalui kerja sama dengan PT. Tani yang berbasis di Pontianak.

Katuk (Sauropus androgynus) merupakan tanaman yang mudah tumbuh di Indonesia. Daunnya dikenal sebagai pelancar ASI alami dan juga dapat dimanfaatkan sebagai sayuran, lalapan, serta pewarna alami. Selain itu, katuk memiliki potensi pasar yang besar, terutama di kota-kota besar dan beberapa negara yang sudah menjadikannya konsumsi rutin untuk kesehatan.

BACA JUGA...  UNAYA dan UIN Ar-Raniry Perpanjang Kerja Sama untuk Mendukung Tridarma Perguruan Tinggi

Tanaman ini dapat tumbuh sepanjang tahun di dataran rendah hingga tinggi. Kondisi ideal untuk pertumbuhan katuk adalah suhu 21–30°C dengan kelembapan 50–80%. Selain itu, katuk memerlukan tanah yang subur, gembur, kaya humus, serta memiliki aerasi dan drainase yang baik dengan pH antara 5,5–6,5.

Direktur PT. Tani, Junaidi, dalam kunjungannya ke KBQ Baburrayan menyampaikan bahwa budidaya katuk dapat membuka peluang kerja dan usaha baru bagi masyarakat jika dikelola dengan baik.

BACA JUGA...  CSR Disalurkan ke Luar Aceh, SAPA Desak Pemerintah Evaluasi PT PEMA

“Tanaman ini mudah dibudidayakan dan perawatannya tidak sulit, namun memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi bagi petani. Kami telah berkoordinasi dengan KBQ Baburrayan untuk memanfaatkan lahan yang ada di Kecamatan Pegasing. InsyaAllah, kami siap menyalurkan hasil panen ke pasar hingga ke tingkat konsumen maupun industri untuk diolah menjadi tepung katuk,” jelasnya.

BACA JUGA...  Wali Nanggroe Minta Wamenlu Buka Foreign Office di Aceh

Berita Terkait

Bank Aceh Tumbuh Positif, DPK Capai Rp27,58 Triliun
Firmandez dan Humam Hamid Bangun Saudagar Aceh di Gayo
Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 
Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 
Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP
Tarmizi Age: Tol Subulussalam–Medan Harus Terintegrasi dengan Perencanaan Pusat
Area Parkir Pasar Al-Mahirah “Telan” Lima Kendaraan
Gubernur Aceh Pimpin RUPSLB Bank Aceh

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Bank Aceh Tumbuh Positif, DPK Capai Rp27,58 Triliun

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Firmandez dan Humam Hamid Bangun Saudagar Aceh di Gayo

Selasa, 22 September 2026 - 18:23 WIB

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 September 2026 - 17:58 WIB

Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 

Senin, 14 September 2026 - 16:57 WIB

Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Senin, 12 Okt 2026 - 19:50 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Senin, 12 Okt 2026 - 18:49 WIB

POLITIK

Mohd Amin Kembali Pimpin Golkar Bener Meriah

Senin, 12 Okt 2026 - 18:18 WIB