TAKENGON | MA — Puluhan mahasiswa Fakultas Pertanian, Program Studi Agribisnis Universitas Sumatera Utara (USU) Medan melakukan kunjungan akademik ke kantor pusat Koperasi Baitul Qiradh (KBQ) Baburrayan, Aceh Tengah, Senin (6/10).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari sistem koperasi dan bisnis kopi, khususnya mengenai peranan KBQ Baburrayan dalam mengolah serta mengelola kopi Gayo hingga menjadi komoditas ekspor unggulan. Melalui kegiatan ini, para mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman langsung mengenai tata kelola agribisnis kopi yang kini menjadikan Arabika Gayo sebagai salah satu kopi terbaik di dunia dan memiliki nilai ekonomi tinggi bagi para petani.
Ketua KBQ Baburrayan, Ridwan Husin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada dosen pembimbing serta mahasiswa Agribisnis USU yang telah menjadikan KBQ Baburrayan sebagai lokasi pembelajaran lapangan. “Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman, agar ilmu yang didapat bisa menjadi bekal bagi generasi muda dalam mengembangkan dunia agribisnis di masa depan,” ujarnya.
Ridwan juga menceritakan proses panjang terbentuknya koperasi tersebut hingga memiliki ribuan anggota dan menjadi salah satu lembaga koperasi kopi terbesar di dataran tinggi Gayo.




