LHOKSEUMAWE (MA) – Kejari Lhokseumawe telah melakukan penyitaan sejumlah uang dari Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada kegiatan Pembayaran Biaya Pemungutan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) Kota Lhokseumawe tahun anggaran 2018 sampai dengan 2022. Kamis (16/11/2023)
Kajari Lhokseumawe Lalu Syaifudin, SH, MH melalui Kasi Intelijen Therry Gutama, SH, MH menyebutkan, uang sebesar Rp. 248.815.648 diserahkan kepada Jaksa Penyidik Kejari Lhokseumawe oleh Plt. Kepala BPKD Kota Lhokseumawe.
Ia menyebutkan, uang tersebut merupakan uang dari Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada kegiatan Pembayaran Biaya Pemungutan Pajak Penerangan Jalan.
“Ada 40 orang penerima aliran dugaan korupsi tersebut periode 2018 sampai dengan 2022, dan dana tersebut telah disetor kepada Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk dititipkan di Rekening Penerima Lainnya (RPL) milik Kejari Lhokseumawe sebagai barang bukti dalam kasus ini,”ungkapnya.
Perlu diketahui. “Saat ini kasus korupsi PPJ Kota Lhokseumawe ini telah berada di tahap penyidikan dan sedang dilakukan pemeriksaan terhadap 46 orang saksi untuk melengkapi berkas tersebut sebelum ditingkatkan ke tahap selanjutnya,” jelasnya. (Mulyadi).