Kata Meurah, Enam Pilar Transformasi Sistim Keamanan Kesehatan harus Ditegakkan

Penjabat (PJ) Bupati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang. Dr. Drs. Meurah Budiman, SH. MH menegaskan enam pilar transformasi Sistim Keamanan Kesehatan harus ditegakkan.

“Transformasi kesehatan tidak dapat diwujudkan tanpa transformasi budaya kerja para insan kesehatan,” tegasnya.

Apalagi itu. Transformasi kesehatan adalah tonggak penting dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia menuju bangsa yang maju, pun begitu; transformasi kesehatan harus menjangkau ke seluruh penjuru Indonesia tidak terkecuali di daerah terpencil, tertinggal, diperbatasan maupun kepulauan.

BACA JUGA...  Abana Murdani Kembali Nahkodai HUDA Kota Langsa, Pimpin Konsolidasi Ulama Dayah

Pada momen itu, Meurah mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat, yang juga merupakan dari enam pilar transformasi kesehatan yang harus ditegakkan untuk perubahan yang baik.

“Mari bersama kita koreksi diri dalam melayani kesehatan masyarakat. Berikan sedikit senyum, keramahan, dan kepedulian dalam melayani mereka. Ikat batin mereka dengan tiga hal itu. Senyum, keramahan dan kepedulian kepada pasien merupakan bagian penting dari terapi psikologis untuk kesembuhan mereka”, sebut Meurah.

BACA JUGA...  Prediksi Pafos FC vs Slavia Prague, Champions League 29 Januari 2026

Di acara peringatan HKN ke-59 tersebut, turut diberikan penghargaan kepada tenaga kesehatan teladan Kabupaten Aceh Tamiang yang berhasil meraih prestasi di tingkat Provinsi Aceh.

Di antaranya Apteker Muthia Deviana Johan, S.Farm (Apoteker Puskesmas Manyak Payed) meraih juara I Kategori Profesi Apoteker, Ns. Imran Nasmi, S.Kep (Perawat Puskesmas Kejuruan Muda) meraih juara 2 kategori Profesi Perawat), Dwi Novita, A.Md, Keb Bidan Puskesmas Kejuruan Muda dan Maulidia Hasanah, A.Md, Gz Nutrisionis Puskesmas Banda Mulia.