Kasus Pengeroyokan Mirna Mangkrak, Pihak Hukum Dimana?

Jumat, 10 Desember 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ada dugaan telah terjadi sesuatu pada kasus tersebut. Juntrungnya tersebar kabar kasus tersebut ada indikasi mangkrak disamping ada dugaan antara pelaku dekat dengan oknum polisi yang bertugas di polres tersebut.

“Terbukti sampai sekarang para pelaku tidak dipenjarakan dan masih berkeliaran berjalan ke sana kemari sambil membusungkan dada, terkesan ‘Hukum bisa di atur dan dibeli oleh mereka’ bahkan mereka sering mencibir kepada pihak korban,” Tegas tokoh pemuda, Raja Syahnan mengutip sindiran masyarakat.

BACA JUGA...  KKJ Aceh Sikapi Penganiayaan terhadap Wartawan di Pijay 

Ini kronologi kasusnya

Kasus berawal dari Sumiati membuang sampah ke halaman rumah Mirna dan seketika itu ditegur oleh Mirna tetapi Sumiati malah mendatangi dan menampar Mirna, tak cukup sampai di situ beberapa orang anak dari Sumiati ikut melakukan pengeroyokan terhadap Mirna sehingga Mirna mengalami luka dan memar di bagian wajah dan kepala, karena terjungkal dan pukulan serta terjangan anak lelaki Sumiati yang ikut mengeroyok pada saat itu.

BACA JUGA...  Mahasiswa Korban Dugaan Penganiayaan oleh Ajudan Ketua DPRA Tunjuk EMZED Sebagai Kuasa Hukum

Titik kejadian pengeroyokan itu terjadi di depan rumah korban (Mirnawati) yang bersebelahan dengan rumah pelaku Sumiati di Desa Darul Amin Kecamatan Lawe alas Kabupaten Aceh Tenggara.

Dari informasi yang didapat, sebenarnya kasus ini sudah dicoba diselesaikan oleh pihak perangkat gampong (Desa) dan para orang tua Gampong Darul Amin tersebut dengan cara musyawarah di rumah kepala desa. Namun apadaya, cara tersebut tidak menemukan hasil kesepakatan.

BACA JUGA...  Tutup 36 Diskotik, JIMI Dukung Langkah Gubernur DKI Jakarta

Berita Terkait

Dinas Koperasi Aceh Diminta Hentikan Langkah Sepihak
SPS Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tinggalkan Jejak Panjang Pers Aceh
Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers
Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo
Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban
KPK Usut Korupsi BPN
Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 16:53 WIB

Dinas Koperasi Aceh Diminta Hentikan Langkah Sepihak

Kamis, 24 September 2026 - 07:21 WIB

SPS Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tinggalkan Jejak Panjang Pers Aceh

Rabu, 23 September 2026 - 11:10 WIB

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Selasa, 22 September 2026 - 18:30 WIB

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Minggu, 20 September 2026 - 19:53 WIB

Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban

Berita Terbaru

Saat penyerahan penghargaan oleh ketua IPAU kepada Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Diapresiasi IPAU atas Respons Bencana

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:38 WIB

Muhammad Naufal Efendi mengepalkan tangannya sebagai simbol perlawanan atas kondisi ril SMRS yang kehilangan daya serapnya.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Banjir Terus Mengancam

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:27 WIB

NEWS FEATURE

Kongres PSSI Aceh Dipersoalkan Sejumlah Voters

Sabtu, 26 Sep 2026 - 11:51 WIB