KASAD BAKAL RESMIKAN DUA SEKOLAH HASIL RENOVASI TNI AD DI ACEH

Selain itu, pendekatan efisiensi juga dilakukan dengan memanfaatkan material sisa bencana.

“Kami membuat kursi dan meja belajar baru dengan memanfaatkan kayu bekas yang terbawa banjir. Ruang kelas juga dilengkapi papan tulis baru agar layak dan nyaman digunakan,” jelas Ali Imran.

Langkah ini bukan hanya soal percepatan, tetapi juga soal keberlanjutan dan efisiensi sumber daya dalam situasi darurat.

BACA JUGA...  Langkah Peduli di Tepi Tanggul; Danrem Lilawangsa Bersama Rakyat Menahan Banjir

TARGET WAKTU DAN AGENDA PERESMIAN

TNI AD menargetkan seluruh proses renovasi rampung sebelum 11 Februari 2026. Setelah itu, peresmian akan dilakukan langsung oleh Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Selain renovasi fisik bangunan, TNI juga menyiapkan dukungan sosial bagi siswa terdampak.

“Selain bangunan sekolah, para siswa nantinya juga akan mendapatkan perlengkapan sekolah, termasuk seragam dan sepatu,” tambah Ali Imran.

Hal ini menegaskan bahwa pemulihan yang dilakukan tidak hanya bersifat infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek kebutuhan dasar peserta didik.

BACA JUGA...  Tiga Pelaku Pemerkosaan di Lhokseumawe Diringkus Polisi

DIMENSI INVESTIGATIF; PENDIDIKAN DALAM SITUASI DARURAT

BANJIR yang melanda Aceh bukan hanya merusak rumah dan infrastruktur umum, tetapi juga memutus akses pendidikan ribuan anak. Banyak sekolah terendam lumpur, peralatan belajar rusak, dan ruang kelas tidak lagi layak digunakan.