Kapolres Edukasi Dengan Mobil Vaksin Menangkal Informasi Hoax Terkaid Covid-19

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Imam Asfali. Sosialisasikan terkait informasi hoax tentang vaksin berbahaya. Senin, 13 Desember 2021. Di Karang Baru.

[Kapolres Edukasi Dengan Mobil Vaksin Menangkal Informasi Hoax Terkaid Covid-19]

KAPOLRES Aceh Tamiang, AKBP Imam Asfali lakukan edukasi dengan menggunakan mobil vaksin untuk menangkal infotmasi hoax tentang vaksinasi covid-19.

Dia duduk dijok depan mobil avanza berwarna biru, putih dan hijau, sesekali mengernyitkan dahinya sambil menyeka keringat.

“Ini perjuangan yang harus kita lakukan, jika masyarakat Aceh Tamiang tak mau divaksin, tentu mereka akan rugi, juga pemerintah. Ini terjadi akibat informasi hoax yang didengungkan segelintir orang tentang bahaya vaksin. Padahal semua itu hoax,” tegas Imam.

BACA JUGA...  Rakyat Miskin Ekstrem Wilayah Pesisir Indonesia dan Asia Tenggara: Butuh Perbaikan Regulasi Skala Nasional

Tak ada bahayanya seorang yang telah disuntik vaksin jika tubuh dalam kindisi fit [sehat]. Kata Imam, sebaiknya seseorang yang akan di vaksin harus jujur, terkait jejak rekam kesehatan dan penyakit bawaannya.

Sebab itu akan berpengaruh terhadap reaksi vaksin dan penyakit penyerta, seperti diantara Darah Tinggi, Diabetes, Tipes, gangguan Fungsi Hati dan lainnya.

BACA JUGA...  Kalimantan Timur Jadi Tuan Rumah Muktamar Nasional PII Ke 32

Tak henti-hentinya seorang Imam menyuarakan tentang kejujuran terhadap seseorang penerima vaksin.

Biasanya, jika terdapat penyakit penyerta yang disembunyikan saat divaksin, akan berdampak pada si penerima vaksin. Biasanya mengalami demam yang tidak terlalu lama.