Kangkangi AD-ART, FSPTI Buat Mosi tak Percaya

example banner

 1,474 total views,  1 views today

Kangkangi AD-ART, FSPTI Buat Mosi tak Percaya, paksa Kamal Faisal buat Musdalub. 

banner 325x300

Laporan / Zulherman

KUALASIMPANG (MA) – Kangkangi Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia – Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC FSPTI – SPSI) Kabupaten Aceh Tamiang lakukan rapat mosi tak percaya terhadap Ketua Kamal Faisal.

Begitu disampaikan Sekretaris DPC FSPTI – SPSI Kabupaten Aceh Tamiang DR (HC) M. Rotuah pada mediaaceh.co.id, Sabtu, 10 Juli 2021 di Karang Baru, “Secara pribadi saya tidak pernah ada masalah dengan ketua Kamal Faisal tetapi ini murni masalah Marwah dan nama baik Organisasi,” Kata Rotuah.

Kecuali itu; selama ini FSPTI- SPSI Aceh Tamiang yang dikomandoi Kamal Faisal telah menyimpang dari aturan AD/ RT Organisasi FSPTI- SPSI Kabupaten Aceh Tamiang.

Menurut Rotuah dia pernah diberhentikan dari sekretaris yang sah tanpa ada rapat pengurus dan tidak pernah diberitahukan— mengambil keputusan sepihak.

Faisal juga telah menerbitkan surat keputusan (SK) kepada Pengurus Unit Kerja (PUK) Bongkar Muat Khusus PT. Pertamina (Persero) Field Rantau kepada saudara Ahmad Zaki Nasution Cs, tanpa ada tanda tangan Sekretaris, serta tidak pernah melakukan rapat koordinasi kepada seluruh pengurus cabang yang intinya ketua Faisal telah berjalan sendiri dan memutuskan kan sendiri dalam setiap mengambil segala tindakan dan keputusan organisasi.

Maka dari itu Rotuah sebagai sekretaris bersama Raja Panguyutan, SH selaku wakil ketua mengundang seluruh pengurus DPC SFPT – SPTI Aceh Tamiang untuk melakukan Rapat Mosi tidak percaya dan ini sudah disampaikan kepada ketua DPD FSPTI -SPSI Provinsi Aceh.

Dalam rapat, pengurus DPC memutuskan Kamal Faisal segera untuk melakukan musyawarah luar biasa (Muslub) secepatnya, dengan limit waktu sampai akhir Agustus 2021, dengan mengundang seluruh pengurus dan perwakilan PUK yang ada di kecamatan Kabupaten Aceh Tamiang. Sebab telah mengangkangi AD-ART.

“Apa bila tidak dilakukan maka pengurus tetap melaksanakan Muslub dengan memilih ketua baru secara musyawarah,” pungkas Rotuah. [*]

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...