Jejak Kesultanan Peureulak: Menelusuri Salah Satu Pusat Awal Perkembangan Islam di Nusantara

Senin, 13 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah sumber menyebut kawasan ini juga dikenal sebagai penghasil kayu perlak, yang pada masa lalu dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan kapal. Aktivitas perdagangan tersebut membuka ruang terjadinya interaksi budaya, ekonomi, dan keagamaan antara masyarakat setempat dengan para pedagang dari berbagai wilayah.

Para sejarawan menilai bahwa proses penyebaran Islam di kawasan ini kemungkinan berlangsung secara bertahap melalui perdagangan, hubungan sosial, perkawinan, dan aktivitas dakwah, sebagaimana terjadi di sejumlah pelabuhan lain di Nusantara.

BACA JUGA...  Sejarah Hikayat Prang Sabi: Karya Sastra yang Mengobarkan Semangat Perlawanan Rakyat Aceh

Catatan tentang Kesultanan Peureulak

Dalam beberapa literatur sejarah Aceh, Kesultanan Peureulak disebut berdiri sekitar tahun 840 M dengan Sultan Alaiddin Sayid Maulana Abdul Aziz Syah sebagai penguasa pertama. Informasi tersebut banyak ditemukan dalam naskah-naskah lokal dan karya sejumlah sejarawan Aceh.

Meskipun demikian, para akademisi mengingatkan bahwa informasi tersebut perlu dibaca secara kritis dan dibandingkan dengan sumber-sumber lain, seperti catatan asing, hasil penelitian arkeologi, maupun kajian epigrafi, mengingat masih terbatasnya sumber primer dari periode tersebut.

BACA JUGA...  Jejak Daratan Tinggi yang Membentuk Aceh: Hubungan Kerajaan Gayo dengan Kesultanan Aceh

Catatan para musafir asing, termasuk Marco Polo pada akhir abad ke-13, menyebut keberadaan masyarakat Muslim di kawasan yang dikenal sebagai Ferlec atau Perlak. Keterangan tersebut menjadi salah satu referensi yang sering digunakan dalam penelitian mengenai perkembangan Islam di pesisir timur Sumatra, meskipun interpretasinya masih terus dikaji.

Berita Terkait

Sejarah Hikayat Prang Sabi: Karya Sastra yang Mengobarkan Semangat Perlawanan Rakyat Aceh
Masjid Raya Baiturrahman: Saksi Bisu Perang Aceh, Tsunami, dan Kebangkitan Serambi Mekkah
Sejarah Kerajaan Trumon Aceh Selatan: Kehulubalangan yang Berpengaruh di Pesisir Barat Selatan Aceh
Sejarah Kerajaan Jeumpa: Antara Tradisi, Hikayat, dan Bukti Sejarah
Aceh dan Jalur Rempah: Gerbang di Ujung Barat yang Menghubungkan Peradaban Dunia
Sejarah Kerajaan Pedir: Kerajaan Maritim yang Menguasai Perdagangan di Pesisir Utara Aceh
Pelabuhan Peureulak dan Jalur Sutra Maritim: Saat Aceh Timur Menjadi Pusat Perdagangan Dunia
Mengungkap Asal Usul Suku Gayo, Salah Satu Peradaban Tertua di Aceh

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:39 WIB

Sejarah Hikayat Prang Sabi: Karya Sastra yang Mengobarkan Semangat Perlawanan Rakyat Aceh

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:14 WIB

Masjid Raya Baiturrahman: Saksi Bisu Perang Aceh, Tsunami, dan Kebangkitan Serambi Mekkah

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:03 WIB

Sejarah Kerajaan Trumon Aceh Selatan: Kehulubalangan yang Berpengaruh di Pesisir Barat Selatan Aceh

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:28 WIB

Sejarah Kerajaan Jeumpa: Antara Tradisi, Hikayat, dan Bukti Sejarah

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:43 WIB

Aceh dan Jalur Rempah: Gerbang di Ujung Barat yang Menghubungkan Peradaban Dunia

Berita Terbaru

FEATURE

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Kamis, 3 Sep 2026 - 13:44 WIB

FEATURE

Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Kamis, 3 Sep 2026 - 10:34 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi: Pendidikan Aceh Tak Boleh Kehilangan Jati Diri

Kamis, 3 Sep 2026 - 09:17 WIB

PERISTIWA

Dugaan Intimidasi Wartawan, Dandim: Ini Kesalahpahaman

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:07 WIB