Ikan Purba Coelacanth, Ditemukan Nelayan Gorontalo, Diselamatkan Wartawan Sulut dan Ilmuwa

Ikan Purba Coelacanth yang ditemukan oleh nelayan di perairan Gorontalo dan berhasil diselamatkan oleh wartawan Sulut serta ilmuwan pada Jumat, 15 Januari 2024. Penemuan langka ini mengundang perhatian besar dari kalangan ilmiah. [Foto: ARP/PN5]

Temuan Ilmiah yang Mengguncang Dunia

Menurut Prof. Alex, penemuan ini sangat tidak biasa. Coelacanth dikenal sebagai “fosil hidup” karena telah bertahan sejak zaman dinosaurus dan tetap mempertahankan bentuk aslinya selama lebih dari 400 juta tahun.

Ikan ini biasanya ditemukan di perairan dalam dengan suhu rendah dan hampir tidak pernah muncul ke permukaan.

BACA JUGA...  LSM Garang Tolak Kenaikan PPN 12 Persen, Rugikan Masyarakat

Dugaan sementara menyebutkan bahwa ikan betina ini sedang hamil, terlihat dari ukuran perutnya yang membesar.

Dugaan ini diperkuat melalui konsultasi dengan para ahli internasional, termasuk Prof. Kerry Sink dari Afrika Selatan dan Dr. Masamitsu Iwata dari Jepang.

Ixchel F. Mandagi, seorang peneliti dari FPIK Unsrat, mencatat bahwa ini adalah spesimen coelacanth ke-9 yang ditemukan di Indonesia. Berat ikan ini sekitar 40 kilogram dengan panjang 127 cm dan tinggi 41 cm.

BACA JUGA...  Presiden Jokowi Hadiri Resepsi KTT ASEAN-Australia di Melbourne

Untuk memastikan spesimen tetap terjaga, tim Unsrat berkoordinasi dengan Prof. Yutaka Takeuchi dari Kanazawa University, Jepang, guna menyimpan ikan tersebut dalam fasilitas khusus dengan suhu -80°C.

Rencana penelitian lanjutan juga melibatkan ilmuwan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Tokyo University of Marine Science and Technology.

Prof. Alex menegaskan pentingnya edukasi kepada nelayan dan masyarakat agar tidak secara sengaja menangkap ikan coelacanth, yang termasuk dalam daftar Appendix I CITES sebagai spesies yang dilindungi.