Heboh “Rumah Ibadah” di Areal Tambang PT. PSU

Sabtu, 24 Februari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Beberapa orang warga, sedang menghancurkan pondok yang diduga sebagai tempat peribadatan agama tertentu di areal tambang PT. PSU di Gampong Simpang Dua Menggamat kecamatan Kluet Tengah, Sabtu, (24/2).(foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Beberapa orang warga, sedang menghancurkan pondok yang diduga sebagai tempat peribadatan agama tertentu di areal tambang PT. PSU di Gampong Simpang Dua Menggamat kecamatan Kluet Tengah, Sabtu, (24/2).(foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Dia menduga, bila pondok ini dapat dipertahankan oleh pihak perusahaan, bukan tidak mungkin rumah ibadah sesungguhnya akan berdiri di areal pertambangan yang dimodali oleh pihak asing itu.

“Kebiasaan umat beragama di manapun mereka berada dan apapun agama mereka tentu akan mendirikan rumah ibadahnya secara umum dengan cara kecil-kecilan terlebih dahulu, kemudian akan mendirikan rumah ibadah mereka secara permanen sehingga bisa menimbulkan masalah, ini yang kita tidak mau,” kata Tabrani Atim.

BACA JUGA...  Polemik Pembebasan Lahan Jembatan Krueng Baru Labuhan Haji Berkepanjangan 

Menurutnya, dalam pendirian rumah ibadah di atur berdasarkan SKB 3 Menteri Nomor 9 dan 8 Tahun 2006.

Untuk mendirikan rumah ibadah di Aceh di atur oleh Pergub Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Pendirian rumah ibadah.

Diantara syaratnya berdasarkan Pergub no 25 tahun 2007 tersebut Pasal 3 Ayat 2 huruf b berbunyi, dalam mendirikan rumah ibadah dalam satu desa mesti mendapat pernyataan dukungan 120 orang masyarakat dalam desa yang bersangkutan dengan membubuhkan tanda tangannya dan mendapat izin dari kepala desanya.

BACA JUGA...  HUT Bhayangkara ke 73, Polres Sabang Laksanakan Berbagai Perlombaan

“Bila persyaratan awal ini tidak mereka dapatkan maka rumah ibadah (rumah do’a) ini adalah liar maka dapat di curigai ada misi terselubung,” demikian Tabrani Atim.(Maslow Kluet).

Berita Terkait

Satgas Bencana Asel Bersihkan Fasum dan Rumah Warga
Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie
Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 
Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten
Lima Hari Banjir di Aceh Selatan, Ratusan Korban Masih Mengungsi
Banjir di Trumon Berulang, Bupati  Aceh Selatan HMW Tidak di Tempat 
BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:57 WIB

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 November 2026 - 11:03 WIB

Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh

Rabu, 4 November 2026 - 23:42 WIB

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 November 2026 - 08:29 WIB

Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten

Minggu, 1 November 2026 - 17:45 WIB

Lima Hari Banjir di Aceh Selatan, Ratusan Korban Masih Mengungsi

Berita Terbaru