Hari Santri ke-7 Diperingati Dengan Do’a dan Dzikir Bersama

Hari Santri ke-7 diperingati
Peringatan hari Santri ke-7 dilaksanakan dengan do'a dan Dzikir

Hari Santri ke-7 Diperingati Dengan Do’a dan Dzikir Bersama 

TAPAKTUAN (MA) –Memperingati Hari Santri ke-7 tahun 2021, Bupati Kabupaten Aceh Selatan mengarahkan seluruh stakeholder dan Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) untuk Berdoa dan Dzikir bersama.

Kegiatan Hari Santri ke-7 tersebut dilaksanakan dengan sangat antusias, untuk menyemarakannya seluruh Stakeholder dan SKPK harus menggunakan kain sarung.

BACA JUGA...  DLH Bener Meriah Bersihkan Sampah Berserakan Sepanjang Jalan Protokol

Demikian dikatakan Bupati Kabupaten Aceh Selatan Teungku Amran pada mediaaceh.co.id. Kamis, 4 November 2021 di Tapaktuan.

Dikatakan, Hari Santri ke-7 diperingati secara sederhana dan penuh makna. Kegiatan seperti itu untuk menyesesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19.

peringatan hari Santri ke-7 tersebut sudah sesuai dengan surat undangan atas nama Bupati Aceh Selatan nomor 005/185/2021. “Ya ini kita laksanakan dengan kegiatan doa dan dzikir bersama, seluruh stakeholder dan SKPK ikut kegiatan ini,” Jelas bupati.

BACA JUGA...  Penjabat Bupati Asra buka Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Sangsaka Merah Putih

Acara memperingati Hari Santri ke-7 tahun 2021 dalam bentuk do’a dan dzikir bersama, digelar di Gedung Rumoh Agam Gampong Hilir, Kecamatan Tapaktuan.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Selatan, Drs.Farid Wajidi membenarkan dalam memperingati Hari Santri setiap tahunnya para OPD dan Kabag di lingkungan setdakab tetap harus memakai kain sarung tidak kecuali.