Haili Yoga: Hasil Evaluasi Penilaian Maturitas Penyelenggaraan SPIP Bisa Nail Level

Jumat, 18 November 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Bener Meriah Drs. Haili Yoga,M.Si.

Pj Bupati Bener Meriah Drs. Haili Yoga,M.Si.

BENER MERIAH, (MA) Pejabat (Pj) Bupati Drs. Haili Yoga,M.Si berharap kepada Sistem Pengawasan Intern Pemerintah (SPIP) terintegrasi Kabupaten Bener Meriah oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh yang melaksanakan ekspos kepada asesor di BPKP Pusat tentang hasil evaluasi penilaian maturitas.

“Insyaallah dengan adanya ekspos hasil evaluasi penilaian maturitas SPIP ini kita harapkan Kabupaten Bener Meriah bisa naik kelas dengan level III,” kata Haili Yoga melalui Zoom Meeting yang berlangsung diruang sidang Pertimbangan Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (MP-TPTGR) Kantor Inspektorat setempat, Kamis. (17/11/2022).

Hasil penilaian maturitas ini, kata Pj Bupati Haili Yoga  sebagai bentuk Komitmen Pemkab Bener Meriah untuk mencapai target maturitas maupun kematangan SPIP menuju level III (terdefinisi) bersama BPKP Perwakilan Aceh.

Dalam ekspos tersebut Pj. Bupati Bener Meriah Drs. Haili Yoga, M.Si turut didampingi oleh Plt. Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesmas Khairmansyah, S.I.P., M.Si, Subhan Amri, Sekretaris Inspektorat Misdal, S.Pd. Tim Satgas SPIP Kabupaten Bener Meriah yang terdiri dari, Arkiandi, ST, CGCAE, Iwan Surna, Mufti, Milia Taurina, Helmi, Edy Armansyah, Safriani Yuara dan Rahmad serta pejabat lainnya dari Inspektorat Bener Meriah.

BACA JUGA...  Baong Silahturahmi dengan LSM, Ormas dan Insan Pers

Dijelaskan Haili Yoga, dalam upaya pencapaian SPIP Bener Meriah menuju level III, ini tentu merupakan bagian dari komitmen dan upaya yang dilakukan oleh Pemkab Bener Meriah melalui Satgas SPIP Bener Meriah, yakni dengan melakukan Asistensi peningkatan maturitas SPIP menuju level III kepada seluruh OPD yang dilaksanakan oleh Inspektorat Kabupaten Bener Meriah.

“Dari Hasil Evaluasi atas Proses PM dan PK oleh Tim Evaluasi BPKP Perwakilan memperoleh skor 3,246, maka keseluruhan proses Penilaian Mandiri (PM) dan Penjamin Kualitas (PK) secara memadai sudah sesuai dengan Peraturan BPKP No. 5/ 2021 tentang Penilaian Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi,” terang Pj Bupati.

Menurutnya, Tim Asesor dan Tim Penjamin Kualitas telah sesuai dengan kriteria yang diatur dengan parameter dan kriteria komponen penetapan tujuan, struktur dan proses, serta pencapaian tujuan yang ditetapkan dan telah didukung dengan bukti/dokumen yang memadai.

Sementara pelaksanaan proses dalam upaya peningkatan maturitas SPIP terintegrasi ini dilakukan secara bertahap, mulai dari Sosialisasi PM/PK SPIP sampai kepada Ekspos Hasil Evaluasi Penilaian Maturitas Penyelenggaraan SPIP terintegrasi Berdasarkan Peraturan BPKP No.5/2021, yang dilangsungkan hari ini (Kamis, 18/11 – red) terang Pj. Bupati Bener Meriah.

BACA JUGA...  Tinjau Lokasi Longsor, Haili Yoga: Pastikan Ketersediaan Sembako Untuk Masyarakat Cukup

Lebih lanjut Haili Yoga, menjelaskan, 95 persen warga Bener Meriah adalah petani kopi dan itu milik masyarakat, bukan milik perusahaan. Dirinya juga menceritakan semenjak dilantik sebagai Pj. Bupati, sejak itu pula sudah mulai mengambil langkah –langkah, seperti menemui pihak kementerian terkait untuk mengurus Surat Keterangan Asal (SKA) kopi.” Alhamdulillah surat tersebut diberikan pada peringatan HUT RI ke 77 tahun 2022 yang lalu,” tandasnya.

Disamping itu, Pemkab Bener Meriah juga sudah mulai membangun lantai penjemuran kopi, dan sekarang ini yang sedang berproses adalah pembangunan dry port.

Ia menceritakan menceritakan, bahwa sekarang ini Kabupaten Bener Meriah telah menjadi binaan dari DJKN dengan desa devisa. Selain itu Pemkab Bener Meriah juga akan membentuk desa wisata, dengan lahirnya desa tersebut tentunya ini akan meningkatkan perekonomian masyarakatnya.

Menyangkut dengan SPIP, kata Pj. Bupati, SPIP ini adalah sistem pengendalian intern yang diselenggarakan secara menyeluruh dilingkungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dengan tujuan untuk memberikan keyakinan yang memadai bagi tercapainya efektifitas dan efisiensi penyelengaraan pemerintah negara, kendala dalam laporan keuangan, pengamanan asset Negara dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.

BACA JUGA...  Ayah Wa Didampingi M. Jhony dan Anggota DPRK Aceh Utara Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

“Kita berterima kasih Kepada Tim yang ditunjuk oleh Kapala Perwakila BPKP Perwakilan Aceh Bapak Supriyadi, semoga upaya bersama ini membuahkan hasil, dengan Nilai Maturitas SPIP Terintegrasi Pemerintah Kabupaten Bener Meriah bisa naik ke level III, Insyaallah,” ucapnya.

Sambungnya, Tim dari BPKP Perwakilan sebagai Duta Pemerintah Kabupaten Bener Meriah tampil sangat luar biasa dan meyakinkan dalam ekspos tersebut,” dengan komitmen dan kesungguhan kita ini, tentunya kita juga menaruh harapan kepada BPKP Pusat untuk dapat menetapkan tingkat Maturitas SPIP Kabupaten Bener Meriah berada di level III, Aamiin,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Tim BPKP Perwakilan Aceh yang melaksanakan Ekspos kepada Asesor di BPKP Pusat Jakarta sebagai Duta Pemerintah Kabupaten Bener Meriah terdiri dari, Salwina sebagai Pengendali Mutu, Subhan Amri sebagai Pengendali Teknis, Erika Hanim sebagai Ketua Tim, Zuhairah, Atiqotur Rohmah dan Nurul Ma’rifat sebagai anggota Tim. (Ks).

Berita Terkait

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 
Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan
Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan
Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan
Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026
800 Tahun Samudera Pasai, Anak Yatim Tersenyum di Aceh Utara 
Dihadapan Plt Sekda Aceh, Mahasiswi USK  Sampaikan Kritik dan Masukan
Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:50 WIB

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Jumat, 11 September 2026 - 23:52 WIB

Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:40 WIB

Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026

Jumat, 11 September 2026 - 08:05 WIB

800 Tahun Samudera Pasai, Anak Yatim Tersenyum di Aceh Utara 

Berita Terbaru

FEATURE

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:56 WIB

Anggota DPRK Asel Mistan Aulia (kanan) meninjau Irigasi Paya Dapur Kluet Timur bersama tim BPBD setempat, Jumat, (11/9/2026).(Poto/media eh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:50 WIB

RAGAM BERITA

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:42 WIB

OPINI

Dari Ruang Curhat

Sabtu, 12 Sep 2026 - 09:38 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan

Jumat, 11 Sep 2026 - 23:52 WIB