Gelar Perkara Kasus OTT Kemenag dari Terbuka jadi Tertutup, Ada Apa?

Jumat, 9 Maret 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen (ADC) – Gelar perkara yang dilaksanakan tim Satuan Tugas Sapu bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Bireuen, terkait kasus dugaan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pegawai Kemenag Bireuen pada Selasa, 6 Maret 2018 yang lalu, di ruang Tipiter Mapolres Bireuen, Jumat (09/03/2018), kembali tertunda.

Tertundanya ekspos kasus tersebut, diakibatkan Ketua Saber Pungli Bireuen yang dijabat Waka Polres Bireuen, Kompol Carlie Syahputra Bustamam, SIK, tidak hadir dan beberapa ketua Pokja Satber Pungli dari Kasie Intel Kejari dan Kasie Pidum Kejari Bireuen juga tidak hadir.

BACA JUGA...  Minta Pertanggung Jawaban soal Dana CSR, DPRK Panggil Manager Pertamina EP Field Rantau

Amatan mediaaceh.co.id, gelar perkara operasi tangkap tangan terhadap bendahara Kementerian Agama Kabupaten Bireuen berinisial MN pada sesi pertama dilakukan secara terbuka untuk wartawan, namun, gelar pekara sesi kedua untuk hal teknis dilangsungkan secara tertutup.

Kasat Reskrim Polres Bireuen, Iptu Riski Andrian setelah mendegar bisikan sesuatu dari salah satu anggota Kejaksaan Bireuen, akhirnya menyuruh wartawan untuk meninggalkan ruang dan tidak dapat mengikuti gelar perkara selanjutnya.

Belum Ada Kepastian Hukum

Menurut Wakil Ketua II Tim Saber Pungli Kabupaten Bireuen, M. Zahri S.Sos, terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kementrian Agama Kabupaten Bireuen tersebut, belum ada kepastian hukum yang final dan mengikat, untuk bisa diputuskan saat pertemuan gelar perkara.

BACA JUGA...  Nyak Din Samalanga: Kita Siap Lawan Politik Uang di Pilkada Bireuen

Sebab, kata Zahri, saat mengadakan rapat bersama dengan tim saber pungli, ketua Tim saber pungli yang juga Waka Polres Bireuen tidak hadir dan banyak ketua pokja yang juga tidak hadi.

“Maka rapat bersama ini belum bisa kami mengambilkan kesimpulan, rencananya nanti akan kami agendakan rapat besar selanjutnya terkait OTT tersebut, untuk sementara ini, kami masih melakukan pedalaman materi terkait kasus ini,” kata Zahri.

BACA JUGA...  Polres Aceh Selatan Buat Posyan di Pusat Kota

Saat disinggung oleh awak media ini, terkait apa yang menjadi topik utama saat pembicaraan pertemuan rapat dengan tim saber pungli, Zahri menyebutkan, pihaknya masih membahas masalah gambaran besar saja.

“Namun, kasus ini akan terus didalami sesuai dengan aturan yang ada,” unjarnya.

Dia juga mengungkapkan, kasus tersebut pihaknya belum memastikan apakah mengarahkan ke OTT, menunggu ketua tim saber pungli Bireueun yang akan memberikan keterangan pers secara resmi. [MS].

Berita Terkait

Pria Bercadar Ditangkap Satreskrim Polres Aceh Barat 
Diduga Korupsi DD Rp. 800 Juta Lebih, Keuchik di Kluet Utara Ditahan Polisi 
Motor Kurir SPX Dicuri, DS Diamankan Polisi
Dua Bulan Terakhir, Polres Aceh Tengah Berhasil Bongkar 13 Kasus Narkotika dan Amankan 22 Tersangka
Ratusan Personel Disiagakan dalam Operasi Patuh di Aceh Selatan 
Polres Lhokseumawe Ungkap 12 Tersangka Curanmor dan Penadahan, 21 Sepeda Motor Disita
SAPA Desak APH dan BNN Tes Urine Anggota Legislatif Bireuen 
Kajari Panggil Dua Pejabat Disdikbud Aceh Tengah 

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:56 WIB

Pria Bercadar Ditangkap Satreskrim Polres Aceh Barat 

Rabu, 4 November 2026 - 14:28 WIB

Diduga Korupsi DD Rp. 800 Juta Lebih, Keuchik di Kluet Utara Ditahan Polisi 

Minggu, 1 November 2026 - 17:38 WIB

Motor Kurir SPX Dicuri, DS Diamankan Polisi

Minggu, 1 November 2026 - 12:29 WIB

Dua Bulan Terakhir, Polres Aceh Tengah Berhasil Bongkar 13 Kasus Narkotika dan Amankan 22 Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Ratusan Personel Disiagakan dalam Operasi Patuh di Aceh Selatan 

Berita Terbaru