Sehingga, kami membuat inisiasi untuk rencana membuat gerakan aksi unjuk rasa pada hari Kamis tanggal 10 Agustus 2023, tujuannya agar petugas yang bersangkutan dalam hal ini saudari Yuni oknum karyawan ASDP yang meresahkan itu diganti karena menurut penilaian kami yang bersangkutan telah memberikan pelayanan publik yang tidak wajar dan sangat merugikan masyarakat sehingga perlu dilakukan evaluasi oleh pihak ASDP.
Rencana gagasan aksi unjuk rasa bukan sebagai wacana semata akan tetapi kami telah sepakat untuk melakukan aksi, namun, dengan kedatangan sekaligus memberi klarifikasi dan mengambil sikap tegas atas perilaku oknum petugas ASDP oleh GM ASDP Banda Aceh dengan respon serta aksi cepat oleh pimpinannya maka aksi unjuk rasa km batalkan,. tegas Putra
Hal itu lanjut Putra, mengingat Sabang sebagai daerah tujuan destinasi wisata maka kita tidak mau ada pihak-pihak yang menunggangi dan mencederai daerah Sabang sebagai kawasan wisata. Kita mendorong kejadian ini sebagai momentum pintu masuk perbaikan dan pembenahan pelayanan publik.
Selain itu juga beban ini tidak diberatkan hanya kepada ASDP saja yang hanya sebagai operator pelayanan penyebrangan di pelabuhan, kita juga mendorong Pemerintah Kota Sabang, Pemerintah Provinsi Aceh dan lembaga terkait agar dapat melakukan koordinasi yang efektif dan efisien sehingga, masyarakat itu tidak menjadi korban kedepannya.



