TAPAKTUAN (MA) – Sekawanan kecil Gajah (elephas maximus) liar kembali memasuki pemukiman penduduk di kawasan pedalaman Aceh Selatan, sejak beberapa hari terakhir.
Kali ini, pemukiman warga Gampong Siure-ure, Kecamatan Kluet Tengah, sekitar 50-an Km arah timur laut Tapaktuan.
Keuchik Siure-ure Marzuki kepada mediaaceh.co.id mengatakan, kawanan hewan berbelalai panjang itu mulai memasuki perkampungan, sejak beberapa hari terakhir.
Akibatnya, warga takut melakukan aktivitas sehari-hari, seperti mengurus kebun dan mencari ikan di sungai sekitar perkampungan.
“Karena, bisa jadi, warga akan berpapasan dengan kawanan gajah liar, saat menuju kebun dan menjala mencari ikan di Sungai Lawe Melang dan Sungai Mukap,” katanya.
Menurutnya, gangguan hewan yang dilindungi itu, juga terjadi di malam hari sewaktu penduduk tertidur,” katanya.
Bahkan, pada malam hari hewan tersebut sempat meneror warga dengan menggesek-gesekan badannya ke dinding rumah mereka.
“Untuk sementara ini, memang belum ada rumah warga yang rusak berat, tetapi sebagian dapur mereka yang terbuat dari bahan material kayu sempat jebol,” kata Marzuki.
Insiden gangguan Gajah ini, sudah dilaporkan kepada Camat Kluet Tengah Burhan.
“Kepada Pemkab Aceh Selatan dan pihak terkait di provinsi hendaknya segera menangani masalah ini, agar penduduk kembali nyaman,” katanya.




