Akibat Tambang Emas Mede Nurlatu Tewas Diterjang Peluru Tajam AK101

Akibat tambang Emas Janda ilegal, Mede Nurlatu tewas diterjang peluru panas tajam yang dimuntahkan dari senjata laras panjang AK101 Caliber 5,56 milimeter. Diduga milik oknum Polri dari Satuan Brimob Brigpol Andre Batuwael [Personel Brimob Ki 3 Yon A Pelopor Namlea]. Kabupaten Buru, Sabtu, 29 Januari 2022
example banner

 95 total views,  2 views today

Akibat Tambang Emas Mede Nurlatu Tewas Diterjang Peluru Tajam AK101

banner 325x300

BURU (MA) – Akibat tambang Emas Janda ilegal, Mede Nurlatu tewas diterjang peluru panas tajam yang dimuntahkan dari senjata laras panjang AK101 Caliber 5,56 milimeter. Diduga milik oknum Polri dari Satuan Brimob Brigpol Andre Batuwael [Personel Brimob Ki 3 Yon A Pelopor Namlea].

Peristiwa penembakan terjadi pada pukul 15.10 WIT dilokasi Tambang Emas Ilegal Janda, Gunung Botak Desa Persiapan Wansait. Kecamatan Laewata, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku. Sabtu, 29 Januari 2022.

Mede tercatat sebagai Warga Dusun Tanah merah Desa Waetina dia tewas seketika setelah diterjang timah panas pada bagian Kepala, Kaki dan Punggung.

Data saksi dilapangan menyebutkan; Rusdin Nurlatu, 38 tahun, Islam, warga dusun Waegernangan Kecamatan Lolongguba Kabupaten Buru mengatakan; saat itu dirinya yang sedang beraktifitas menambang yang berjarak -+ 15 meter dari tempat kejadian.

Dia melihat Brigpol Andre Batuwael sedang bertengkar dengan Andi Latbual yang di picu akibat Kolam milik Andi Latbual rusak akibat aktifitas penambangan metode tembak larut milik Toni Batuwael (Kaka dari Brigpol Andre Batuwael).

Andi Latbual mengatakan bahwa “aktifitas tembak larut tolong berhenti dulu karna kolam miliknya rusak, jika ingin dilanjutkan dia minta tolong diganti rugi kolam miliknya yang rusak terlebih dahulu.

Namun dijawab oleh Brigpol Andre Batuwael “Memangnya kalian mau apa” setelah itu Sdr. Andi Latbual menjawab “kamu juga mau apa”, setelah itu Brigpol Andre Batuwael mengatakan “Orang Buru di sini siapa yang berani dengan saya, kalo ada yang berani dengan saya, saya akan tembak”. Tegas Brigpol Andre ditirukan Rusdin.

Kemudian Brigpol Andre Batuwael masuk kedalam tenda dan mengambil senjata AK 47 Caliber 5,56 miliknya dan keluar menembak kearah Almarhum Mede Nurlatu sebanyak 3 (kali) kali yang sementara bekerja membersihkan talang.

Dengan serta merta Andre melepas tembakan pertama mengenai paha bagian kanan, tembakan kedua mengenai pinggang bagian kiri dan tembakan ketiga mengenai pelipis kepala bagian kanan tembus ke pelipis kepala bagian kiri, mengakibatkan Mede Nurlatu tewas sekekitika bersimbah darah.

Setelah melihat Mede Nurlatu tertembak; Rusdin Nurlatu dan beberapa orang hendak mendekati Brigpol Andre Batuwael, namun Brigpol Andre Batuwael menembak lagi secara rentetan ke arah Rusdin Nurlatu dan yang lainnya, selanjutnya Rusdin Nurlatu tiarap dan merayap meninggalkan Tempat kejadian. Sementara setelah melakukan penembakan Brigpol Andre Batuwael melarikan diri dari tempat kejadian.

Selanjutnya setelah melihat Brigpol Andre Batuwael meninggalkan tempat kejadian, Rusdin Nurlatu mengevakuasi Almarhum Mede Nurlatu menuju Jalur “D” Desa Persiapan Wansait Kecamatan Waelata Kabuoaten Buru. Maluku.

Saat itu juga di Jalur D Ds. Persiapan Wansait massa dari marga Nurlatu sudah berkumpul -+ 100 orang di indikasi massa terus bertambah) dengan membawa Sajam (parang dan tombak) untuk mengawal Jenazah Almarhum Mede Nurlatu untuk di bawa menuju Polres Pulau Buru untuk meminta pertanggung jawaban.

Selain itu; Massa juga membakar 1 rumah semi permanen, satu unit kendaraan Roda empat Type pickup dan satu Unit kendaraan roda dua jenis matic yang di duga milik Sdr. Tony Batuwael bertempat di jalur D Desa Wansait Kec. Waelata Kabupaten Buru.

Pukul 18.35 WIT jenazah di bawa ke puskesmas perawatan Waekasar untuk di otopsi, di kawal oleh personel polres pulau Buru dan di dampingi pihak keluarga dan Pukul 19.00 WIT situasi di wilayah Dusun Wamsait (Kaki Gunung Botak) berangsur – angsur kondusif

Saat ini Keberadaan Brigpol Andre Batuwael (pernsonel Organik Ki 3 Yon A Pelopor Namlea) adalah sebagai becking dari aktifitas penambangan metode tembak larut yang berada di lokasi lubang janda Tambang emas ilegal gunung botak.

Kini Brigpol Andre Batuwael telah diamankan ke Namlea oleh Danki Brimob dan Kapolres P Buru

Pun begitu; situasi masih memanas dimana massa dari masyarakat adat marga Nurlatu masih belum menerima dengan baik atas kejadian penembakan yang dilakukan oleh Brigpol Andre Batuwael tuntutan dari pihak keluarga yaitu Pelaku segera di tangkap paling lambat besok kemudian Di proses secara hukum yang berlaku dan sesuai dengan tuntutan yang di sampaikan dari pihak keluarga. [Syawaluddin/Rls].

 

banner 325x300
Penulis: SyawaluddinEditor: Syawaluddin Ksp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...