Lhoksukon, ( AD ) – Lomba menulis kreatif cerita nurasi yang bertema ” memahami makna tahun baru islam ” yang diadakan oleh Fakultas Tarbiyah IAIN Malikussaleh Lhokseumawe, beberapa hari yang lalu.
Dalam acara tersebut yang keluar sebagai juara I Nadia Fathanah Siregar dengan jumlah nilai 97,5 dan juara II diraih oleh Agus Rifandi dengan total nilai 92,5, keduanya berasal dari MAS Misbahul Ulum, sementara juara III diraih oleh Rahmatun Nisa dengan jumlah nilai 87 peserta dari MAN 1 Aceh Utara.
Ketua pelaksana Isam Sartawi yang didampingi Muna dan Utari mengatakan, menulis kreatif cerita narasi yang diadakan IAIN Malikussaleh Lhokseumawe kali ini dua madrasah yang muncul sebagai pelapor karya tulis kreatif, yaitu MAS Misbahul Ulum dan MAN 1 Aceh Utara.
MAS Misbahul Ulum menampilkan cerita berjudul “Antara Aku, Kau, dan Muharram Terakhir,” yang ditulis oleh Nadia Fathanah Siregar dan Agus Rifandi menampilkan judulnya ” Hijrah Cinta,” dan sementara itu Ramahtun Nisa Siswa MAN 1 Aceh Utara menampilkan tulisannya dengan judul ” Kembali Bersahabat.” Kata Isam Sartawi.
“Tujuan diadakan karya tulis kreatif ini ialah untuk mencari bibit – bibit unggul dalam upaya memperkaya khasanah sastra kedepan, selain itu, agar munculnya penulis – penulis muda yang kreatif, dan berkaliber,” tambah Muna didamping oleh Isam dan Utari.
Ketua K3M Aceh Utara dan selaku Kepala MAN 1 Aceh Utara H Zahiri, S. Pd saat dihubungi media Atjehdayli.id, Sabtu ( 21/9/2019 ) mengatakan, kami diajang lomba karya tulis ini yang diadakan oleh Fakultas Tarbiyah IAIN Malikussaleh Lhokseumawe Alhamdulillah mendapatkan undangan untuk mengikuti lomba ini.
“Soal juara buat kami bukan target, yang paling penting adalah motivasi siswa untuk mau belajar dan berbuat, tapi dapat juga juara, sebagai ucapan terima kasih, kami perlu menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya terutama kepada pembimbing dan kepada penitia pelaksana lomba karya tulis yang telah bekerja susah payah dalam upaya mencari bibit – bibit unggul penulis muda yang mungkin nanti mereka kita harapkan akan menjadi andalan bangsa khususnya bidang sastra,” tandas Zahiri.




