Diserang Babi Hutan, Warga Lampanah Lengah Meninggal Saat Dirawat di RSUZA

Kamis, 22 Februari 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Besar (ADC)-Seekor babi ganas menyerang seorang perempuan tua, Maunni (70 tahun) ketika sedang mengumpulkan pelepah kelapa di kebunnya di Gampong Lampanah Leungah, Seulimeum, Aceh Besar, Rabu, 21 Febuari 2018.

“Kejadian sekitar pukul 7 pagi saat mencari daun pelepah kelapa untuk eperluan rumah tangga,” lapor seorang warga bernama Safrizal melalui pesan Whats App ke redaksi mediaaceh.co.id, Kamis, 22 Febuari 2018.

Kisah Safrizal, janda tua itu diserang babi hutan secara tiba tiba, saat diserang, diketahui dia seorang diri tanpa ada saksi mata.

BACA JUGA...  Konfercab HMI Cabang Banda Aceh Ke-41, Syifaul Huzni Terpilih Sebagai Ketua 

“Warga baru mengetahui setelah seorang warga melihat ibu tersebut tidak berdaya dan kondisi ibu tersebut sangat parah dengan  tangan kiri dan kanan nyaris putus, badan dan dada juga banyak luka bekas gigitan,” lapor Safrizal, tokoh masyarakat setempat.

Dalam kondisi kritis, perempuan tersebut selanjutnya dilarikan ke Postu (puskesmas pembantu) yang ada di Desa Lampanah. Akibat luka parah, korban dirujuk ke RSUZA Banda Aceh.

BACA JUGA...  Gertam Demo Tolak Kenaikan BBM

“Pada Pukul 12 siang, ibu tersebut dibawa ke RSU Zainal Abidin dan dirawat intensif namun jiwanya tak tertolong lagi dan meninggal dunia,” urai Safrizal.

Dia berharap, warga segera melakukan pemburuan terhadap babi ganas itu. Sebelumnya, kisah dia, babi tersebut tersebut juga pernah menyerang warga lainnya, namun dapat menyelamatkan diri.

“Babi tersebut pernah menyerang anak-anak dan alhamdulillah anak tersebut selamat. Perlu segera ditindak terhadap hama babi tersebut yang kian beringas dan mecemaskan warga,” harap Safrizal.

BACA JUGA...  Pemko Sabang Teken MoU dengan RSUDZA dan USK

Selain itu, tokoh muda yang aktif di partai nasional ini juga sangat menyesalkan pelayanan kesehatan di kawasan itu. Menurut dia, di kawasan yang dihuni ribuan jiwa itu tidak terdapat tenaga medis dan dukungan transportasi yang memadai.

“Saya kecewa juga, kenapa di Lampanah Lengah tidak ada tenaga dokter dan ambulance?,” gugat Safrizal. (MU)

Foto: warga berkumpul di rumah korban. (Ist)

Berita Terkait

Ambal Warso Ke-32 : Lestarikan Budaya Jawa
Cot Ba’u Didorong Jadi Destinasi Wisata Budaya
Firdaus: Kita Harus Kolaborasi 
Anggota Polri Ditemukan Meninggal di Aceh Barat 
Zurich Perkuat Layanan, Resmikan Kantor Baru di Batam
Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan
Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 
HUT ke-81 RI, SPS dan Pikiran Rakyat Gelar UKW di Aceh
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Ambal Warso Ke-32 : Lestarikan Budaya Jawa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Cot Ba’u Didorong Jadi Destinasi Wisata Budaya

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Firdaus: Kita Harus Kolaborasi 

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Anggota Polri Ditemukan Meninggal di Aceh Barat 

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Zurich Perkuat Layanan, Resmikan Kantor Baru di Batam

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Hapus Denda PBB 100 Persen

Rabu, 26 Agu 2026 - 17:43 WIB

POLITIK

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:16 WIB

Nelayan Pesisir Asel  Deklarasikan Penjagaan Laut.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

LINTAS BARAT - SELATAN

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:05 WIB

PEMERINTAHAN

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 

Senin, 24 Agu 2026 - 20:45 WIB